• Minggu, 17 Oktober 2021

Diwarnai Satu Kematian, Kasus Positif Covid-19 di Garut Melonjak Lagi  

- Senin, 23 November 2020 | 11:00 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Garut-Diwarnai satu kasus kematian akibat Covid-19, angka penularan Covid-19 di Kabupaten Garut kembali melonjak mencapai sebanyak 1.529 kasus.

Peningkatan kasus positif meningkat tajam menyusul adanya penambahan volume harian kasus baru positif Covid-19 sebanyak 64 kasus. 

Ditengarai kasus-kasus penularan Covid-19 tersebut didominasi klaster keluarga yang hingga kini masih terus mengintai setiap penduduk Kabupaten Garut. 

Karenanya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut kembali mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan akan bahaya penularan virus di lingkungan keluarga dengan melakukan upaya pencegahan. Yakni dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Baik di dalam rumah maupun luar rumah. Terutama perilaku kunci memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. 

"Juga meningkatkan aktivitas beribadah, menerapkan etika batuk dan bersin, mengonsumsi asupan bergizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, dan mengelola stress," imbau Koordinator Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, Senin (23/11/2020).

Menurut Muksin, dari sebanyak 64 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 63 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 288 sampel swab, dan satu kasus lainnya dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Sebanyak 64 kasus baru positif Covid-19 itu berasal dari 13 kecamatan dengan didominasi Kecamatan Cilawu sebanyak 40 kasus. Di susul Kecamatan Tarogong Kidul (5 kasus), Malangbong (4 kasus), Garut Kota (4 kasus), Wanaraja (3 kasus), Banyuresmi (1 kasus), Cibatu (1 kasus), Kadungora (1 kasus), Leles (1 kasus), Pameungpeuk (1 kasus), Selaawi (1 kasus), Sucinaraja (1 kasus), dan Kecamatan Tarogong Kaler (1 kasus). 

Sebanyak 64 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri atas 44 perempuan dan 20 laki-laki dengan usia antara satu hingga 68 tahun. Sebanyak 17 orang di antaranya anak-anak usia di bawah 14 tahun termasuk dua anak usia di bawah lima tahun (balita), sebanyak lima orang lanjut usia di atas 60 tahun, dan selebihnya kalangan usia produktif. 

Satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia yaitu seorang laki-laki (KC-1244) usia 63 tahun asal Kecamatan Kadungora. Hal itu menjadikan total angka kematian akibat Covid-19 di Garut meningkat menjadi sebanyak 31 orang. 

Halaman:

Editor: JakaPermana

Terkini

X