• Kamis, 23 September 2021

Isolasi Mandiri Kluster PLTU Cirebon, Bukan Urusan Satgas Covid-19

- Senin, 23 November 2020 | 16:10 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Ada pernyataan menarik dari Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon Alex Suheryawan. Menurutnya, isolasi puluhan karyawan PLTU Cirebon yang positif Covid-19 itu sepenuhnya tanggung jawab manajemen PLTU Cirebon.

"Kalau isolasi mandiri pegawai PLTU itu urusan mereka. Ini kan isolasi mandiri swadaya. Mereka mau mencari tempat dimana, bukan urusan satgas. Mereka sendiri yang bertanggung jawab," kata Alex, Senin (23/11/2020).

Alex menjelaskan, terkait adanya penolakan oleh warga desa di wilayah Kecamatan Kedawung, disinyalir lebih kepada minimnya komunikasi antara PLTU, vendor dengan warga sekitar. Kalau saja sejak awal melakukan komunikasi, maka pengusiran oleh warga tidak akan terjadi.

"Ya salah sendiri tidak ada komunikasi dengan warga sekitar. Saya tidak menyalahkan warga, karena semua juga pasti ada rasa ketakutan. Saya juga kasian dengan pasien yang disuruh pulang paksa saat isolasi. Tapi mau bagaimana lagi. Tinggal duduk bareng cari solusi terbaik," jelasnya.

Gugus tugas, lanjutnya, hanya memberikan izin rekomendasi kepada karyawan PLTU yang positif Covid. Dalam izin rekomendasi jelas disebutkan PLTU harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Lalu, ada izin dari satgas pemerintah desa dan berpedoman pada protokol kesehatan, serta mentaati perundang undangan yang berlaku.

"Jadi pihak Satgas tidak menentukan harus dimana tempatnya. Itu urusan PLTU dengan owner," ucapnya.

Hal senada dikatakan Bupati Cirebon Imron Rosyadi. Menurutnya, masalah tempat untuk isolasi pegawai PLTU adalah hak mutlak pihak PLTU. Namun, saat disinggung apakah memungkinkan memakai GOR Watubelah yang dulunya bekas Covid Centre, Imron menilai bisa saja. Namun ke arah itu, masih perlu pembahasan. Imron mengaku, masih akan melakukan koordinasi dengan tim Satgas untuk mengetahui kelayakan jika GOR Watubelah dijadikan tempat isolasi.

"Ya kita lihat saja. Tapi sepertinya bisa saja memakai GOR watubelah. Tempatnya juga luas," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Desa Sutawinangun Blok Widarasari menolak keras terkait isolasi mandiri untuk pasien covid, darimanapun asalnya. Selain merupakan pemukiman warga yang cukup padat, juga dikhawatirkan virus akan menyebar ke warga sekitar.

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Garut PPKM Level 2, Helmi Budiman: Jangan Lengah!

Senin, 20 September 2021 | 19:51 WIB
X