• Sabtu, 18 September 2021

Lima Hari, Kematian Covid-19 di Garut Bertambah 9 Orang

- Rabu, 25 November 2020 | 11:10 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Garut-Hingga kini, kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Garut masih terus meningkat dengan penambahan volume harian kasus baru positif rata-rata di atas 20 kasus. 

Yang memprihatinkan, penambahan kasus baru positif tersebut disertai penambahan kasus kematian.

Dalam lima hari terakhir, sejak 20 hingga 24 Nopember 2020, kematian akibat penularan Covid-19 bahkan terjadi setiap hari dengan jumlah keseluruhan mencapai sebanyak sembilan kasus.

Terakhir, kematian akibat penularan Covid-19 dilaporkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut pada 24 November 2020, sebanyak dua kasus. Yakni  dua perempuan, masing-masing perempuan (KC-1551) usia 54 tahun dari Kecamatan Cibatu dan perempuan (KC-1555) usia 60 tahun dari Kecamatan Leles. Keduanya menambah jumlah perempuan positif Covid-19 di Garut meninggal dunia menjadi sebanyak 15 orang.

Total jumlah kematian akibat penularan Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri meningkat menjadi sebanyak 34 kasus, terdiri atas 15 perempuan dan 19 laki-laki. Mereka berasal dari 17 kecamatan, yakni Kecamatan Banyuresmi (5 kasus), Karangpawitan (4 kasus), Kadungora (4 kasus), Garut Kota (4 kasus), Tarogong Kidul (2 kasus) , Malangbong (2 kasus), Bayongbong (2 kasus), Wanaraja (2 kasus), Sukawening (1 kasus), Cilawu (1 kasus),  Leuwigoong (1 kasus), , Tarogong Kaler (1 kasus), Cisurupan (1 kasus), , Pangatikan (1 kasus), Cibatu (1 kasus), Leles (1 kasus), dan Kecamatan Cigedug (1 kasus).

Mereka yang meninggal terpapar Covid-19 itu berusia antara 20 hingga 80 tahun. Sebanyak 12 orang di antaranya dari kalangan lanjut usia berumur 60 tahun ke atas.(zainulmukhtar)

Editor: JakaPermana

Terkini

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X