• Sabtu, 16 Oktober 2021

Pandemi Covid-19, Investasi di Garut Anjlok 36,4 Persen 

- Jumat, 4 Desember 2020 | 17:32 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Pandemi Covid-19 dan belum terdigitalisasinya tata ruang wilayah merupakan kendala terjadinya penurunan investasi di Kabupaten Garut sepanjang 2020.
 
Realisasi investasi di Kabupaten Garut sendiri hingga akhir November 2020 hanya mencapai sekitar Rp872 triliun. Ada penurunan investasi sebesar 36,4 persen dibandingkan investasi pada 2019 yang mencapai realisasi sebesar Rp1,3 triliun.

"Kalau tahun ini, jelas menurun karena Covid-19," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Garut Eko Yulianto, Jumat (4/12/2020).

Menurutnya, tata ruang di Kabupaten Garut masih berbentuk konsep dan belum terdigitalisasi juga menjadi kendala bagi kegiatan investasi di Garut. Sehingga untuk bisa menanamkan modalnya, calon investor mesti selalu datang ke kantor (DPMPT).

Hal itu berbeda dengan di Bali. Calon investor cukup membuka tata ruang Bali yang digital tanpa perlu datang ke kantor.

Eko menyebutkan, digitalisasi tata ruang akan memudahkan calon investor melakukan penanaman modalnya di Kabupaten Garut. 

"Sekarang ini, Bupati sudah memerintahkan dinas teknis untuk segera melengkapi RDTR (Rencana Detail Tata Ruang)-nya," kata Eko. 

Dia berharap jika sudah ada RDTR maka calon investor akan memudahkan calon investor menanamkan modalnya di Garut. 

"(Tinggal) klik tempat yang diinginkan, dilihat secara online, kemudian memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Dan untuk tindak lanjutnya, baru datang ke kantor," ujarnya. (Zainulmukhtar)

Editor: donramdhani

Terkini

Solihin Dilantik Jadi Anggota Fraksi PDIP DPRD Garut

Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:15 WIB
X