• Jumat, 22 Oktober 2021

Imron: Jangan Anggap Enteng Virus Corona!

- Minggu, 6 Desember 2020 | 13:30 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Pasca dinyatakan positif corona virus beberapa waktu lalu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi meminta semua pihak untuk waspada. Khususnya kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, Imron berpesan untuk tidak menyepelekan bahayanya Covid-19. Menjalankan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, dianggap ampuh menangkal penularan virus mematikan tersebut.

Demikian dikatakan Imron, saat menghubungi INILAHKORAN lewat sambungan teleponnya, Minggu (6/12/2020). Menurutnya, kewaspadaan dini sangat diperlukan, meskipun ada sugesti bahwa tidak akan mungkin terpapar Covid-19. Terbukti, Kabupaten Cirebon termasuk wilayah yang angka kenaikan paparannya relatif tinggi.

"Jangan sepelekan virus corona. Ikuti anjuran pemerintah untuk memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan. Saya sendiri yang selalu menerapkan 3M, dinyatakan positif. Padahal, saya berusaha menjalan protokol kesehatan sebaik mungkin," ungkapnya.

Imron mengakui, sejak awal dirinya punya sugesti, tidak akan terkena Covid. Hal ltu dibuktikan dengan lima kali tes swab, dan hasilnya dinyatakan negatif. Bukti tersebut, memperkuat keyakinan bahwa imun tubuhnya kuat. Begitupun saat minggu kemarin, badannya merasa tidak enak. Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, dirinya langsung melakukan tes swab. Hasilnya, ternyata terkonfirmasi Covid-19.

"Saya awalnya yakin, tidak enak badan karena saya kecapean karena padatnya aktifitas. Tapi setelah tahu hasilnya positif, saya sempat syok. Ternyata benar, corona bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu," jelas Imron.

Namun menurutnya, setelah tahu dinyatakan positif Covid-19, justru dirinya merasa sehat. Setelah diberikan asupan vitamin yang cukup, Imron mengaku kebugaran tubuhnya terasa meningkat. Saat dilakukan ct scan dirumah sakit, tidak ditemukan gejala apapun. Jantung dan paru-paru dinyatakan normal, begitupun dengan gula darah. Hanya kolesterol yang sedikit tinggi, karena mungkin pola makan yang tidak teratur.

"Saya punya pikiran positif saat dinyatakan terkena Covid-19. Bagaimana saya harus cepat sembuh, karena saya punya tanggung jawab menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Cirebon. Buktinya, sampai saat ini saya sehat-sehat saja," paparnya.

Imron justru mengaku beryukur, dirinya dinyatakan positif covid. Selain sebagai bentuk teguran dari Allah SWT, menurutnya banyak hikmah yang bisa diambil saat hampir seminggu menjalankan isolasi mandiri di rumah dinas. Yang paling berkesan adalah, dirinya punya waktu lebih untuk intens membawa Quran. Pasalnya, selama menjadi orang nomor satu di Kabupaten Cirebon, sangat jarang bisa membawa Quran satu juz dalam sehari.

"Sehari saya bisa baca 2 juz. Kemarin-kemarin sangat sulit karena padatnya aktivitas. Ini sebagai bentuk muhasabah saja, bahwa terkadang saat punya jabatan, kita malah kadang lupa untuk baca Quran," aku Imron.

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X