• Senin, 20 September 2021

Libur Akhir Tahun Reservasi Pangandaran Mencapai 40 Persen, Disparbud Perketat Prokes

- Minggu, 6 Desember 2020 | 18:15 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat terus memperketat penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata. Khususnya di daerah Pangandaran seiring meningkatnya kunjungan wisatawan pada momen libur panjang Desember ini. 

Kepala Disparbud Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan tingginya minat wisatawan ini tidak terlepas dari momen libur panjang di Desember. Hal ini merupakan peluang untuk memperbaiki kinerja perekonomian.

Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti yang terjadi sepanjang tahun ini, isu kesehatan pun tidak bisa dilepaskan begitu saja. Dua hal itu harus bisa berjalan beriringan.

Upaya untuk menguatkan persepsi itu, dia menggelar diskusi di sela pemantauan protokol kesehatan dengan stakeholder usaha pariwisata, komunitas Ekonomi kreatif dan UMKM di kawasan Pangandaran.

“Saat melakukan monitoring sektor akomodasi di Pangandaran, diperoleh informasi bahwa reservasi di beberapa hotel untuk tanggal 24 sampai 31 Desember 2020 telah mencapai okupansi sekitar 40 persen dan terus meningkat,” ujar Dedi, Sabtu (5/12/2020).

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Monitor akan terus dilakukan bekerjasama dengan stakeholder terkait. 

Pemantauan protokol kesehatan di wilayah Pangandaran yang mengandalkan sektor pariwisata dia sebut harus dilakukan secara konsisten, jangan terpaku pada momen tertentu. 

“Selalu merujuk pada status kewaspadaan Covid19. Saat ini Pangandaran berada di level kewaspadaan kuning (rendah). Tapi ini jangan membuat kewaspadaan menurun juga. Masyarakat pun harus ikut berdisiplin,” terang dia.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengusulkan libur panjang akhir tahun bertepatan Natal, pengganti cuti Lebaran, dan Tahun Baru pada Desember 2020 mendatang dipersingkat. Tujuannya, menekan lonjakan kasus Covid-19 akibat kerumunan di tempat wisata.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Bupati Cirebon Imron Diperiksa KPK, Cek Begini Faktanya

Minggu, 19 September 2021 | 12:03 WIB

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X