• Rabu, 1 Desember 2021

Duh, 2020 Penyelenggara Pilkada Tasik Reaktif Hasil Tes Cepat

- Selasa, 8 Desember 2020 | 14:45 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Tasikmalaya- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyebutkan sebanyak 220 dari 36.078 penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang menjalani tes cepat terdeteksi reaktif COVID-19 sehingga tidak boleh melaksanakan pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

"Hasil "rapid test" kemarin itu ada 220 orang yang reaktif, sekarang sudah diisolasi," kata Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Isti'anah di Tasikmalaya, Selasa (8/12).

Ia menuturkan KPU Kabupaten Tasikmalaya mewajibkan seluruh petugas penyelenggara pilkada menjalani tes cepat untuk memastikan semuanya dalam kondisi sehat dan tidak terkonfirmasi positif COVID-19.

Petugas yang hasil tes cepatnya reaktif, kata dia, langsung dilakukan tes usap dan wajib menjalani isolasi sampai menunggu hasil tes usapnya diketahui.

"Mereka yang reaktif itu kondisinya sehat, sekarang sudah diisolasi, kalau nanti hasil swab negatif maka mereka diperbolehkan bertugas, tapi kalau positif tidak boleh bertugas," katanya.

Jika sampai hari pemungutan belum diketahui hasil tes usap dari petugas yang reaktif itu, kata dia, pelaksanaan pemungutan suara masih tetap bisa diselenggarakan dengan mengoptimalkan jumlah petugas yang ada.

"Kalau cari gantinya susah, tapi sesuai regulasi masih bisa karena yang reaktifnya itu rata-rata satu orang, setiap TPS-nya tujuh orang, jadi masih bisa," katanya.

Ia menyampaikan penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya terus disosialisasikan kepada masyarakat pemilih agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya.

Penyelenggara di TPS, kata dia, telah melakukan persiapan secara maksimal untuk melaksanakan pemungutan suara yang aman, nyaman dan sesuai protokol kesehatan pencegahan wabah COVID-19.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X