• Kamis, 23 September 2021

Di Jabar, Sehari Tambah 1.434 Kasus Positif Covid-19, Ternyata Penyebabnya...

- Kamis, 17 Desember 2020 | 17:50 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Bandung- Angka kasus baru Covid-19 di Jawa Barat cukup tinggi pada Rabu (16/12/2020) lalu. Tercatat ada 1.434 kasus baru dan merupakan catatan paling tinggi dalam hitungan per hari, yang dilakukan Satgas Covid-19

Ketua Harian Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Jabar Daud Achmad mengatakan, tingginya angka kasus Covid-19 ini tak terlepas dari upaya pengetesan secara masif yang telah dilakukan. 

"Ini ada di beberapa kenaikan tinggi. Misalnya di Depok, Kota Sukabumi, dan Kota Bekasi. Ini mungkin karena pengetesan di sana banyak," ujar Daud, Kamis (17/12/2020).

Kendati demikian, Daud menilai, masih ada kerancuan dari data tersebut. Di mana beradasarkan data yang dihimpun Pemprov Jabar, dari angka 1.434 tersebut hanya tercatat 1.351 data yang baru.

Dengan begitu, menurut dia, pada data yang dimasukkan per Rabu (16/12/2020), beberapa di antaranya merupakan data lama. 

"Ini juga data pusat sempat ada kasus 1.200 tapi yang barunya hanya 600," papar Daud.

Sedangkan untuk data tersebut paling banyak kasus ada di Kota Depok dengan 231 kasus. Kemudian Kota Bekasi dengan 163 kasus, dan Kota Bandung 105.

"Mayoritas masih di kawasan Bodebek dan Bandung Raya," kata dia.

Daud menambahkan, masyarakat harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan mengingat angka kasus positif Covid-19 di Jabar yang bertambah. Bilamana acuh kepada protokol kesehatan, tentunya akan berdampak pada penyebaran virus yang sulit dideteksi, apakah klaster perkantoran, industri, atau rumah. 

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Garut PPKM Level 2, Helmi Budiman: Jangan Lengah!

Senin, 20 September 2021 | 19:51 WIB
X