• Minggu, 5 Desember 2021

Alhamdulillah, Malam Tahun Baru di Kabupaten Cirebon Sepi dan Kondusif

- Jumat, 1 Januari 2021 | 09:15 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon -  Momen malam Tahun Baru 2021 di Kabupaten Cirebon berlangsung aman dan kondusif. Bahkan, suasana ruas jalanan di wilayah Kabupaten Cirebon juga tampak sepi. 

Alhasil, pemandangan hiruk pikuk kendaraan yang biasa terjadi pada malam pergantian tahun kini tidak terlihat lagi. Namun, petugas gabungan tetap bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang memaksa merayakan Tahun Baru 2021.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, mengatakan, situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon tetap kondusif dari mulai menjelang hingga setelah detik-detik pergantian tahun. Ia memastikan tidak ditemukan adanya aktivitas masyarakat yang merayakan tahun baru.

"Alhamdulillah, situasi arus lalu lintas sepi dan tidak ada aktivitas masyarakat pada momen tahun baru. Ini sesuai prediksi dan rencana yang kami buat," kata Syahduddi,  saat ditemui di Pos Penyekatan Gronggong, Jumat (1/1/2021) dinihari.

Menurutnya, personel gabungan disiagakan sejak Kamis (31/12/2020) sore di lima titik penyekatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Lokasi berada di Palimanan, Weru, Talun, Ciperna, dan Gronggong. Masalahnya,  lima titik penyekatan itu terindikasi dijadikan lokasi perayaan Tahun Baru 2021. Untuk itu, personel gabungan tersus memonitor aktivitas masyarakat di setiap pos penyekatan.

"Pada lima titik itu, setiap pergantian tahun dijadikan lokasi merayakan tahun baru. Tapi sampai selesai pergantian tahun, aman aman saja," ungkapnya.

Kapolresta menyebutkan, jika ada masyarakat yang terindikasi memaksa merayakan Tahun Baru 2021 maka langsung diputarbalikkan ke daerah asalnya. Terutama kendaraan yang berasal dari luar daerah sehingga tidak memasuki wilayah Kabupaten Cirebon.

"Petugas di setiap pos penyekatan juga saling berkoordinasi. Ini untuk memastikan,  jalur yang disekat benar-benar steril dan tidak ada aktivitas masyarakat menjelang hingga setelah Tahun Baru 2021," jelasnya.

Syahduddi menambahkan, pos penyekatan juga bertujuan mengantisipasi masyarakat yang membandel dan tidak mematuhi larangan perayaan tahun baru. Dari mulai arak-arakan, konvoi, pawai, pesta kembang api, dan lainnya. Mereka bertugas membubarkan masyarakat yang terindikasi ingin melaksanakan perayaan tahun baru. Bahkan, pihaknya bakal menindak sesuai ketuan yang berlaku ketika ada masyarakat yang tetap memaksa meski sudah dilarang.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X