• Minggu, 28 November 2021

Kadis LH: Apa Alasannya Kabupaten Cirebon Darurat Sampah

- Selasa, 5 Januari 2021 | 14:40 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Cirebon - Kadis Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, tidak terima kalau menjadikan Kabupaten Cirebon statusnya darurat sampah. Alasannya, regulasi darurat sampah diberlakukan kalau Kabupaten Cirebon, sama sekali tidak bisa membuang sampah ke TPAS yang sudah ada. Sementara TPAS Gunung Santri masih terus beroperasi. Deni meminta semua pihak, membaca aturan yang ada, tentang pemberlakukan darurat sampah.

 

"Jangan buat komentar sembarangan. Setiap hari kami bisa mengangkut sampah ke TPAS. Kalau sudah tidak ada tempat pembuangan lagi, baru diberlakukan darurat sampah," kata Deni, Selasa (5/1/2021).

 

Komentar tersebut, menyikapi pernyataan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Hermanto yang menyebut Kabupaten Cirebon kategori darurat sampah. Menurutnya, meskipun kapasitas TPAS Gunung Santri dibatasi, namun dalam sehari bisa membuang 100 ton sampah yang ada di Kabupaten Cirebon. Deni mengklaim, sampah di Kabupaten Cirebon masih dalam posisi aman.

 

"Tidak ada masalah sampah di Kabupaten Cirebon. Kalaupun ada yang berserakan di jalan jalan, kita ada program penyisiran sampah yang tercecer. Seminggu sekali kita angkut," ungkapnya.

 

Deni juga bersikukuh, TPAS Gunung Santri masih bisa menampung sampah yang ada di Kabupaten Cirebon. Kapasitasnya, masih kuat menampung sekitar 60 ribu ton sampah lagi. Sedangkan produksi sampah yang di hasilkan masyarakat Kabupaten Cirebon, dalam sehari mencapai 1.100 ton. Tapi akunya, volume tersebut tidak semua menjadi sampah yang harus diangkut ke TPAS.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Why, Dewan Ancam Laporkan Sekdis DPKPP ke APH

Jumat, 26 November 2021 | 20:00 WIB

8.000 Guru Honorer di Garut Masuk Dapodik

Kamis, 25 November 2021 | 22:26 WIB

Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon

Kamis, 25 November 2021 | 16:10 WIB

Kasus Naik, RS di Garut Kembali Rawat Pasien Covid-19

Kamis, 25 November 2021 | 15:51 WIB
X