• Senin, 20 September 2021

Hujan Deras, Longsor Terjang Sejumlah Kecamatan di Selatan Garut 

- Sabtu, 9 Januari 2021 | 21:15 WIB
istimewa
istimewa

 

INILAH, Garut-Bencana longsor kembali menerjang sejumlah titik di sejumlah kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Garut, menyusul hujan deras mengguyur merata hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Garut sepanjang Sabtu (9/1/2021).

Tak ada laporan adanya korban. Namun bencana tersebut mengakibatkan jalan provinsi jalur Pangalengan-Talegong-Cisewu tertutup dan sebuah jembatan ambruk, sekaligus memutuskan lalu lintas jalan provinsi jalur Talegong-Cisewu. Jembatan lain di Kecamatan Banjarwangi juga roboh hingga membuat jalur jalan kabupaten menghubungkan sejumlah desa terputus. Satu kepunduhan di Kecamatan Pakenjeng terisolir dan satu kampung terancam akibat longsor terjadi di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut TB Agus Sopyan mengatakan, berdasarkan informasi diterimanya dari lapangan, longsor menimbun badan jalan jalur Pangalengan-Talegong-Cisewu terjadi di betulan Blok Datar Sapi Desa Sukamulya Kecamatan Talegong sekitar pukul 15.00 WIB. Tinggi material longsoran mencapai sekitar 20 meter dengan lebar sekitar delapan meter.

Sedangkan longsor berlumpur dari arah Curug Ceret di Blok Awi Suti Desa Sukamulya masih Kecamatan Talegong mengakibatkan jembatan Citalegong ambruk terjadi sebelumnya, sekitar pukul 14.00 WIB. 

"Saat ini, pihak Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Provinsi Jabar sedang mempersiapkan jembatan bailey untuk mengatasi jembatan putus tersebut," ujar Agus Sopyan.

Menurut Agus Sopyan, bencana longsor dipastikan terjadi di sejumlah titik. Namun karena terkendala cuaca masih hujan serta hari sudah gelap, petugas mengutamakan keselamatan pengendara yang melintas untuk diarahkan balik lagi atau memutar mengambil jalur alternatif.

Di Kecamatan Pakenjeng, longsor terjadi di Kampung Kombongan Desa Pakenjeng. Dampaknya, satu kepunduhan terisolir. Di sana juga terjadi pergerakan tanah mengancam pemukiman penduduk satu lingkungan rukun tetangga.

Di Kecamatan Banjarwangi, sebuah jembatan terputus di Kampung Dangiang Desa Dangiang akibat hujan deras sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, jalan yang menghubungkan Desa Dangiang Kecamatan Banjarwangi dengan Desa Girimukti Kecamatan Singajaya itu tak bisa dilalui kendaraan. Petugas pun berupaya mengalihkan kendaraan melintas, baik roda dua maupun roda empat, ke jalur alternatif.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Bupati Cirebon Imron Diperiksa KPK, Cek Begini Faktanya

Minggu, 19 September 2021 | 12:03 WIB

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X