• Minggu, 24 Oktober 2021

Pertama dalam 35 Hari, Tak Ada Kematian Covid di Garut

- Rabu, 13 Januari 2021 | 13:15 WIB

INILAH, Garut - Setelah berturut-turut selama 35 hari terdapat laporan kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut dengan total jumlah kematian sebanyak 81 kasus, untuk kali pertama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut melaporkan tak ada kematian dalam perkembangan kasus harian Covid-19 pada Selasa (12/1/2021).

Akan tetapi temuan kasus harian penularan Covid-19 masih terus bertambah sebanyak 57 kasus. Sehingga total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut masih bertambah menjadi sebanyak 4.693 kasus.

Menurut Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, dari sebanyak 57 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 56 kasus di antaranya ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada sebanyak 131 sampel swab, dan satu kasus dari hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain. 

Mereka terdiri 32 perempuan dan 25 laki-laki, berusia antara tujuh hari sampai 98 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Garut Kota (10 kasus), Malangbong (5 kasus), Tarogong Kidul (5 kasus), Bayongbong (4 kasus), Cibatu (4 kasus), Cilawu (4 kasus), Kadungora (3 kasus), Karangpawitan (3 kasus), Tarogong Kaler (3 kasus), Cisurupan (2 kasus), Cihurip (2 kasus), Leles (2 kasus), Balubur Limbangan (2 kasus), Pameungpeuk (2 kasus), Sukawening (2 kasus), Banyuresmi (1 kasus), Pangatikan (1 kasus), Sucinaraja (1 kasus), dan Kecamatan Sukaresmi (1 kasus).

INILAH mencatat, selama 35 hari berturut-turut sejak 9 Desember 2020 sampai 11 Januari 2020 terdapat laporan kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut dengan total jumlah sebanyak 81 kasus kematian. Atau, rata-rata terjadi dua-tiga kasus kematian akibat Covid-19 setiap hari.

Sebanyak 81 warga meninggal akibat Covid-19 itu terdiri 46 perempuan dan 35 laki-laki, berusia 16 tahun sampai 85 tahun dengan didominasi kalangan usia produktif. Termasuk sebanyak 33 orang di antaranya lansia berumur 60 tahun ke atas.

Mereka berasal dari 23 kecamatan. Yakni Kecamatan Garut Kota (12 kasus), Cilawu 8 (kasus), Tarogong Kidul (8 kasus), Samarang (6 kasus), Tarogong Kaler (6 kasus), Sukawening (4 kasus), Cibatu (4 kasus), Bayongbong (4 kasus), Leles (3 kasus), dan Kecamatan Karangpawitan (3 kasus).

Juga, dari Kecamatan Pangatikan (3 kasus), Pasirwangi (3 kasus), Kadungora (3 kasus), Sukaresmi (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Sucinaraja (2 kasus), Pameungpeuk (1 kasus), Cikajang (1 kasus), Balubur Limbangan (1 kasus), Singajaya (1 kasus), Bungbulang (1 kasus), Kersamanah (1 kasus), dan Kecamatan Cisurupan (1 kasus). 

Hanya satu kali, sempat tak ada laporan sama sekali mengenai perkembangan kasus Covid-19 disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut, yakni pada 12 Desember 2020. Tidak ada penjelasan mengenai kejadian tersebut. 

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB
X