• Minggu, 17 Oktober 2021

Bangun TPSA di Kubang Deleg dan Kepuh, Cirebon Siapkan Rp11,7 M

- Kamis, 21 Januari 2021 | 11:45 WIB

INILAH, Cirebon - Pemkab Cirebon menyiapkan anggaran sebesar Rp11,7 miliar untuk pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). Anggaran sebesar itu, dialokasikan untuk dua lahan TPAS di Desa Kubang Deleg Kecamatan Karangwareng, dan Desa Kepuh Kecamatan Palimanan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon, Agus Sukma Nugraha, Kamis (21/1/2021) mengatakan untuk satu lokasi TPAS, rencana sekitar 5 hektare.

Menurut Agas, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan mekanismenya. Namun, dirinya mengaku optimis, tahun ini pengadaan tanah yang selalu gagal tiap tahunnya, bisa terealisasi. Alasannya, sudah tidak ada waktu lalu terus mewacanakan, tanpa ada realisasi.

"Kalau kami hanya mempersiapkan pengadaan tanahnya saja. Ini harus didukung dengan sosialisasi kepada masyarakat dari pihak LH. Saya optimislah, tahun ini bisa terealisasi. Ini kan untuk kebutuhan bersama," ungkap Agas.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Hermanto, mendorong supaya pengadaan tanah TPAS segera terealisasi. Walaupun sempat ada penolakan dari warga, namun itu persoalan biasa. Saat ini, tinggal bagaimana tekhnis yang akan Pemda lakukan, supaya tahun sekarang bisa terealisasi. 

"Kalau ada penolakan wajar lah. Toh kemarin justru kuwu desa kubang delegnya malah setuju. Ini tugasnya Pemda meyakinkan warga, betapa pentingnya keberadaan TPAS," ungkap Hermanto.

Hermanto melihat, justru saat ini Pemkab dan dewan sedang berusaha untuk menanggulangi persoalan sampah. TPAS, menjadi hal yang sangat penting, supaya masalah sampah sedikit demi sedikit bisa ditanggulangi. Lokasi Desa Kubang Deleg dan Desa Kepuh, merupakan hasil kajian konsultan. Dari beberapa tempat, dua lokasi di desa tersebut merupakan tempat yang pas.

"Jadi anggaran sebesar itu untuk dua lokasi. Ya perkiraan satu lokasi untuk luas lima hektare, perlu anggaran sekitar lima miliaran," ungkapnya.

Untuk mempercepat prosesnya, komisi III sudah membuat nota dinas. Isinya, agar Pemkab Cirebon segera membentuk tim, supaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hermanto mengaku tidak mau persoalan itu menjadi gejolak masyarakat. Untuk itu, sosialisasi sangat diperlukan. Kalau minim sosialisasi, kemungkinan besar masyarakat hanya melihat dampak dari pembangunan TPAS, tanpa melihat manfaatnya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

X