• Sabtu, 18 September 2021

Pemberitahuan Insentif Nakes Covid Dipangkas Belum Diterima Dinkes Kabupaten Cirebon

- Kamis, 4 Februari 2021 | 15:52 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mengaku belum menerima surat pemberitahuan resmi dari Menteri Keuangan (Menkeu). Hal itu berkaitan adanya surat Menkeu Nomor S-65/MK.02/2021 yang ditandatangani secara elektronik pada tanggal 1 Februari ini. Isinya, memangkas insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 sebesar 50 persen.

"Saya sudah dengar, tapi pemberitahuan secara resmi kami belum dapat," kata Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni, Kamis (4/2/2021)

Meskipun dalam suratnya ditandatangani per 1 Februari ini, namun Enny enggan berkomentar banyak. Menurutnya, persoalan dan kebijakan insentif adalah urusan pusat dan tidak memakai anggaran ABPBD Kabupaten Cirebon. Untuk itu dirinya hanya menerima saja apapun yang pusat instruksikan.

"Semua kan pakai anggaran pusat. Insentif juga masuk ke rekening masing-masing Nakes. Untuk jumlahnya nanti saya lihat dulu ada berapa ratus orang," ungkap Enny.

Terkait apakah tenaga medis yang meninggal akibat covid, sudah dapat santunan atau belum, menurutnya persoalan itu sudah selesai jauh jauh hari. Masalahnya, tenaga medis di Kabupaten Cirebon yang meninggal akibat covid, hanya ada 3 orang. Itupun meninggal tahun kemarin. Santunannyapun, langsung diberikan pusat.

"Ada tiga orang tenaga medis di kabupaten cirebon yang meninggal akibat Covid. Itu kan tahun kemarin. Mereka masing-masing menerima tiga ratus jutaan per orang. Paling telat telatnya seminggu setelah meninggal sudah bisa cair," jelas Enny.

Seperti diketahui, Menkeu Sri Mulyani Indrawati memangkas insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 sebesar 50 persen meski kebijakan pembayaran insentif bulanan dan santunan kematian dilanjutkan hingga Desember 2021.

“Dapat diperpanjang kembali jika ada kebijakan baru terkait penanganan pandemi Covid-19,” tulis Sri Mulyani dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Kesehatan yang dilansir di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Adapun besaran insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 terbaru sesuai surat Menkeu Nomor S-65/MK.02/2021 yang ditandatangani secara elektronik pada 1 Februari 2021 itu yakni dokter spesialis menjadi Rp7,5 juta per orang per bulan (OB). 

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X