• Jumat, 22 Oktober 2021

Pergerakan Tanah Intai Kampung Cikadu Singajaya

- Kamis, 4 Februari 2021 | 18:15 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Hingga kini, pergerakan tanah masih terus mengintai Kampung Cikadu RT 03 RW 03 Desa Girimukti Kecamatan Singajaya. Pertama kali, bencana itu terjadi pada Selasa (2/2/2021) malam. 

Saat itu tak ada korban yang ditimbulkan. Namun, sedikitnya dua unit bangunan rumah penduduk rusak dan empat unit rumah lainnya terancam akibat peristiwa menyusul hujan deras di wilayah selatan Garut itu. 

Selain rumah, bangunan kantor pemerintahan desa setempat dan sejumlah fasilitas umum terdampak juga mengalami kerusakan. Antara lain, kantor pemerintahan Desa Girimukti, GOR Desa Girimukti, MTs Insanul Husna, dan gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Girimukti. Bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Darul Ulum juga berkondisi terancam.

Warga setempat, Ade, menyebutkan sampai saat ini pergerakan tanah terjadi tepat di tengah lokasi pusat pemerintahan Desa Girimukti itu masih terus berlangsung. Sejumlah warga yang bangunan rumahnya rusak maupun terancam pun terpaksa dievakuasi ke tempat aman untuk menghindari kejadian tak diharapkan. Terutama pada malam hari dan saat hujan mengguyur.

Tak hanya itu, karena dinilai riskan maka aktivitas perkantoran pemerintahan desa juga sementara tak dapat dilakukan di gedung kantor desa. 

"Petugas dari BPBD sudah datang ke lokasi. Bantuan dari Dinas Sosial berupa bahan logistik untuk warga terdampak juga sudah diterima. Sementara ini, warga terdampak masih dievakuasi," kata Ade, Kamis (4/2/2021).

Sementara itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Tb Agus Sopyan mengatakan petugas sudah turun ke lapangan untuk melakukan asesmen atas kejadian pergerakan tanah di Kampung Cikadu itu. 

"Kita meminta warga jangan panik, namun tetap harus waspada dan hati-hati untuk berjaga-jaga atas berbagai kemungkinan," ingatnya. (Zainulmukhtar) 

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X