• Sabtu, 18 September 2021

Tanyakan Kesiapan Hadapi Cuaca Ektsrem, Bupati Cirebon Sidak PUPR 

- Senin, 8 Februari 2021 | 16:10 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Bupati Cirebon Imron melakukan sidak ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Cirebon. Sidak dilakukan untuk melihat langsung kesiapan PUPR dalam menghadapi situasi cuaca yang cukup ekstrem menjelang berjalannya kegiatan proyek. Tak itu saja, Imron juga mengecek sejauh mana Dinas PUPR menangani infrastruktur, baik jalan, jembatan atau senderan yang masuk dalam skala prioritas.

"Saya mengecek kesiapan PUPR dalam menghadapi situasi dan kondisi cuaca ekstrim. Banyak infrastruktur yang rusak yang awalnya tidak dianggarkan karena kejadian alam. Tapi sekarang sudah masuk di perubahan parsial," kata Imron, Senin (8/2/2021).

Menurut Imron, selama ini pihaknya konsen memprioritaskan infrastruktur yang ada di Kabupaten Cirebon. Namun terkadang, semua yang sudah di rencanakan, ada perubahan karena kondisi alam. Namun, pihaknya tetap mengedepankan skala prioritas, supaya anggaran yang awalnya tidak ada, tetap bisa masuk pada tahun sekarang.

"Beberapa kegiatan yang awalnya tidak masuk anggaran sekarang, kita masukan. Ada pengalihan sebetulnya karena butuh penanganan skala prioritas. Contohnya jembatan Kalimati yang disedong. Karena ambruk, kita anggarkan sekarang. Padahal awalnya kan tidak dianggarkan," papar Imron.

Imron menjelaskan, tahun ini ada 17 kegiatan yang masuk dalam perubahan parsial. Kegiatan tersebut meliputi bidang jalan jembatan, irigasi dan sumber daya air. Menurutnya, perubahan parsial dilakukan karena 17 kegiatan masuk dalam skala prioritas atau sangat urgent. Dirinya selalu menekankan kepada pihak PUPR agar terus memantau perkembangan di lapangan, mengingat cuaca yang masih tergolong ekstrem.

"Ini kan skala prioritas. Kondisi alam salah satunya penyebab banyak infrastruktur yang rusak. Saya meminta supaya PUPR terus memantau situasi di lapangan karena cuaca masih ekstrem," jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon Iwan Rizki mengaku siap melaksanakan apa yang diinstruksikan orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu. Selama ini, pihaknya selalu memantau perkembangan di lapangan. Masalahnya, bukan tidak mungkin akan ada ruas jalan atau jembatan yang tiba-tiba roboh akibat curah hujan yang masih terus tinggi.

"Contohnya jembatan Lojikaum-Kalimati. Kita kan tidak anggarkan tahun ini. Tapi karena runtuh akibat cuaca, kita anggarkan tahun sekarang, menggeser kegiatan lainnya," aku Iwan.

Tahun ini, tambah Iwan, pihak PUPR menganggarkan lebih dari Rp40 milliar untuk peningkatan jalan dan jembatan. Ruas jalannya sendiri ada sekitar 150an ruas jalan yang harus diperbaiki. Sementara untuk perbaikan drainase dan gorong-gorong, ada sekitar 60 kegiatan. Namun menurutnya, jumlah kegiatan baik jalan, jembatan, saluran irigasi dan air, tidak sebanding dengan anggaran yang tersedia.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X