• Minggu, 26 September 2021

Selama PPKM, Kasus Baru Covid Melonjak di Garut

- Selasa, 9 Februari 2021 | 11:10 WIB

INILAH, Garut - Selama berlangsung Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)/Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional sejak 12 Januari hingga 8 Februari 2021 di Kabupaten Garut, terjadi penambahan penularan Covid-19 2.038 kasus. Dominan dari kalangan perempuan sebanyak 1.166 kasus, dan laki-laki sebanyak 872 kasus. 

Dalam rentang waktu itu juga terjadi penambahan kematian terpapar Covid-19 sebanyak 90 kasus, terdiri 47 perempuan dan 43 laki-laki. Mereka berusia antara 16 tahun sampai 84 tahun. Sebanyak 41 orang di antaranya lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Selain kasus baru positif Covid-19 dan kematian terpapar Covid-19, kasus sembuh dari Covid-19 juga selama berjalan PPKM/PSBB Proporsional itu bertambah sebanyak 2.977 orang. 

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut hingga per 8 Februari 2021 mencapai sebanyak 6.674 kasus. Sebanyak 228 kasus di antaranya meninggal dunia, dan 5.271 kasus lainnya dinyatakan sembuh. Sebanyak 860 kasus masih isolasi mandiri, dan sebanyak 315 kasus masih isolasi perawatan rumah sakit. 

Pemkab Garut sendiri tidak akan memperpanjang PPKM/PSBB Proporsional melainkan memberlakukan PPKM/PSBB Mikro hingga 22 Februari 2021. 

Menurut Bupati Garut Rudy Gunawan, pemberlakuan PPKM Mikro tersebut mengikuti arahan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jawa Barat. 

"Kita tidak diperpanjang (PPKM/PSBB Proporsional). Sekarang, PSBB Mikro. Jadi, PPKM sampai hari ini. Kita mikro yang dilakukan. Mikro di tingkat desa. Sekarang, saya menerima arahan dari Menteri Kesehatan dan Kemendagri. Jadi, tidak lagi (PPKM/PSBB Proporsional). Sekarang, ke (PPKM/PSBB) Mikro," ujarnya.

Rudy pun mengklaim selama berlangsung PPKM/PSBB Proporsional di Garut, kedisiplinan protokol kesehatan masyarakat di Garut mengalami peningkatan. 

"Minggu ini, kita mengalami penurunan (kasus Covid-19). Angka kedisiplinan ada, tapi kan evaluasinya tidak di kita sebenarnya. Evaluasinya di tingkat provinsi. Kami melihat bahwa (PPKM/PSBB) bermanfaatlah. Disiplinnya Garut naik," katanya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

Pendaki Hilang di Gunung Guntur Ditemukan

Jumat, 24 September 2021 | 20:43 WIB

Besok Gerindra Distribusikan 50 Ribu Vaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:00 WIB

DPRD Setujui Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD 2022

Kamis, 23 September 2021 | 12:06 WIB
X