• Senin, 6 Desember 2021

Urung Tingkat Desa, PSBM di Garut Hanya Digelar 17 RW 11 Kecamatan

- Kamis, 11 Februari 2021 | 14:35 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Kabupaten Garut urung menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) tingkat desa. Padahal, setiap hari kasus positif Covid-19 di Garut masih terus bertambah. 

Pemkab Garut memilih PSBM diberlakukan di tingkat Rukun Warga (RW). Itu pun tidak semua kecamtan, hanya di 17 lingkungan RW yang tersebar di 11 kecamatan. Kebijakan itu berlaku selama dua pekan, 9-22 Februari 2021.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Muksin mengatakan, pemberlakuan PSBM tingkat RW tersebut tercantum dalam SK Bupati Garut Nomor 443/KEP.66-KESRA/2021, Rabu (10/2/2021) malam.

Ke-17 RW yang diberlakukan PSBM tingkat RW itu yakni RW 09 Kp Muara Kelurahan Muarasanding Kecamatan Garut Kota, RW 04 Kp Sindangheula Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota, RW 04 Kp Ciparay Kelurahan Lebakjaya Kecamatan Karangpawitan, RW 07 Kp Cimasuk dan RW 02 Kecamatan Karangpawitan, RW 07 Kp Cileungsing Kecamatan Tarogong Kaler, RW 12 Kp Paneureusan Kecamatan Tarogong Kaler, RW 09 Perum Bumi Malayu Asri Kecamatan Tarogong Kaler, serta RW 06 Perum Jati Putra Asri Kecamatan Tarogong Kidul.

Kebijakan itu pun diterapkan di RW 06 Kp Kaum Kecamatan Banyuresmi, RW 04 Kp Ciseungkeu Kecamatan Banyuresmi, RW 04 Kp Warutilu Kecamatan Leles, RW 17 Kp Babakan Citeureup Kecamatan Kadungora, RW 04 Kp Kopo Kecamatan Kadungora, RW 03 Kp Sukamandi dan RW 08 Kp Tegal Awi Kecamatan Sukawening, RW 08 Kp Sukamulya Kecamatan Cilawu, RW 01 Kp Banjarwangi Kecamatan Banjarwangi, serta RW 02 Kp Liung Gunung Kecamatan Bungbulang.

Disebutkan, dalam PSBM RW itu setiap warga yang akan keluar masuk wilayah yang menerapkan PSBM ini harus memenuhi protokol keluar masuk. 

Selama PSBM, ada beberapa kebijakan yang mengalami perubahan. Antara lain jam operasional minimarket yang sebelumnya hanya bisa beroperasi sampai pukul 19.00 WIB namun dalam PSBM ini jam operasionalnya bisa buka sampai pukul 21.00 WIB. 

Sedangkan, untuk restoran dan kafe harus mengutamakan layanan take away dan layanan di tempat dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas.

Berkaitan PSBM itu juga dibentuk Tim Pelaksana PSBM yang bertugas antara lain memberikan izin tertulis ditandatangani Ketua Tim Pelaksana bagi warga yang akan keluar atau masuk ke wilayah yang sedang menerapkan PSBM. (Zainulmukhtar)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X