• Sabtu, 18 September 2021

Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Baru RSUD Pamengpeuk!

- Minggu, 21 Februari 2021 | 11:20 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Dewan Penasehat Presidium Garut Selatan yang juga Mantan anggota DPRD Garut Suryaman Anang Suatma meminta aparat penegak hukum mengutus tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk/RSUD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018/2019.

"Informasi kita terima, sudah beberapa pejabat dan karyawan RSUD Pameungpeuk diperiksa aparat penegak hukum baru-baru ini terkait dugaan korupsi kasus pembangunan gedung baru di RSUD Pameungpeuk. Tentu saja kita berharap aparat mengusutnya sampai tuntas. Jangan pandang bulu !" kata Suryaman, Minggu (20/2/2021).

Dia menyatakan prihatin sekaligus kecewa atas terjadinya kasus tersebut. Apalagi dirinya sejak semasa masih menjadi anggota DPRD Garut periode 2004-2009 termasuk salah satu penggagas, pengusul, dan pengusung berdirinya rumah sakit terbesar di wilayah selatan Kabupaten Garut itu. 

Rumah sakit digagas dibangun untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik di bidang kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah selatan Garut, malah pengelola rumah sakit tersebut justeru disibukkan menghadapi urusan yang bukan tugas pokok dan fungsinya. 

Karenanya, tutur Suryaman, kasus pembangunan gedung baru RSUD Pameungpeuk itu harus diusut hingg tuntas. Siapapun pejabatnya terbukti terlibat dalam kasus tersebut agar secepatnya diganti dengan orang yang berdedikasi tinggi supaya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tak terganggu. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini.

"Karena itu pula, kita berharap aparat penegak hukum bersikap serius dan tidak menjadikan masalah ini sebagai main-main apalagi sekadar dijadikan ATM," ingat Suryaman.

Salah seorang pegawai RSUD Pameungpeuk membenarkan adanya pemeriksaan dilakukan aparat penegak hukum terhadap sejumlah pejabat dan karyawan RSUD Pameungpeuk berkaitan kasus pembangunan gedung baru RSUD Pameungpeuk itu.

"Ya ! Beberapa pejabat dan karyawan (RSUD Pameungpeuk) sudah dipanggil dan dilakukan pemeriksaan oleh penegak hukum. Kami diperiksa seputar pembangunan gedung baru itu," ujar pegawai yang menolak disebutkan identitasnya itu tanpa memerinci lebih jauh.

Sumber lain menyebutkan, terdapat pembangunan gedung baru di lingkungan RSUD Pameungpeuk bersumberkan APBD Provinsi Jawa Barat TA 2018 yang seharusnya rampung di 2019. Namun hingga memasuki 2020, pembangunan gedung tersebut tak kunjung selesai. Bahkan beberapa bagian bangunan gedung sudah mengalami kerusakan.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X