• Senin, 6 Desember 2021

Garut Alokasikan Anggaran Penanganan Narkoba di Kalangan Pelajar SLTA

- Kamis, 4 Maret 2021 | 09:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Garut-Pemkab Garut mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta dari pos Biaya Tak Terduga (BTT) APBD Garut untuk penanganan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar SLTA di wilayah Kabupaten Garut.

Dana sebesar Rp300 juta tersebut dibutuhkan untuk pengadaan sebanyak 3.000 unit alat test narkoba yang pelaksanaannya dikerjasamakan dengan Polres Garut.

Hal itu dikemukakan Bupati Garut Rudy Gunawan saat membuka Kegiatan Rapat Kerja P4GN (Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Pemkab Garut bersama Forkopimda bertemakan "Implementasi Peraturan Bersama, Tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke dalam Lembaga Rehabilitasi" di Hotel Harmoni Garut Jalan Cipanas Baru Kecamatan Tarogong Kaler Garut, Rabu (3/3/2021).

"Saya kemarin sudah bekerja sama dengan Polres Garut. Kita akan menyediakan alat testing pack dari BTT untuk 3.000. Kami simpan di Dinkes (Dinas Kesehatan Kabupaten Garut). Kami akan mengeluarkan dari BTT, Rp300 juta harganya," kata Rudy yang juga Ketua P4GN Kabupaten Garut.

Pembentukan tim P4GN sendiri merupakan instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan beranggotakan unsur Forkopimda, seperti TNI (Tentara Nasional Indonesia), Polri (Polisi Republik Indonesia), dan dinas teknis terkait. 

Langkah kongkrit pun akan dilakukan P4GN Garut guna mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Garut. Termasuk melakukan testing terhadap kalangan pelajar SLTA sebagai langkah strategi dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri dalam upaya penguatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di Garut.

"Intinya sekarang ini adalah rapat untuk penguatan di dalam pencegahan. Tentu kita akan melakukan testing yang dilakukan secara mendadak. Inilah strategi yang dilakukan oleh BNN dan Polri. Kami pemerintah daerah menyiapkan 3000 kit. Karena, kami juga itu sasarannya SLTA. Nanti kita kerjasama dengan Kepala UPTD (Unit Pelaksanaan Teknis Daerah) Pendidikan SLTA," ujarnya.

Berkaitan rehabilitasi kasus narkoba, Kepala BNN Garut Irzan Haryono berharap Garut memiliki fasilitas rehabilitasi sendiri.

""Saya mengajak semua. Di sini, BNN, supaya nanti kalau bisa, Pak Bupati ! Pak Wakil ! Kita punya fasilitas rehabilitasi sendiri di Garut ini. Mungkin tidak seperti di Lido (Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido Bogor), tetapi kemampuannya bisa seperti di Lido," ujarnya.(zainulmukhtar)

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X