• Kamis, 21 Oktober 2021

Dinkes Kabupaten Cirebon Tak Temukan Efek Samping Berat Usai Vaksinasi

- Selasa, 9 Maret 2021 | 12:20 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cirebon- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Jawa Barat Eni Suhaeni mengatakan selama pelaksanaan vaksinasi COVID-19, belum ditemukan efek samping berat, dan sampai saat ini semua masih dalam kategori wajar.

"Sampai saat ini belum diterima laporan efek samping yang berat," kata Eni di Cirebon, Senin.

Menurutnya, pada vaksinasi tahap pertama kepada para tenaga kesehatan, tidak ada laporan efek samping vaksinasi COVID-19 yang berat.

Mereka para tenaga kesehatan kata Eni, hanya mengalami efek samping biasa, seperti ngantuk, pegal-pegal dan lainnya.

"Tapi kalau seperti yang beredar di media sosial itu tidak ada," kata Eni.

Dia menambahkan vaksinasi di Kabupaten Cirebon, sampai tahap dua ini berjalan lancar dan mereka antusias ketika akan menerima vaksin.

Eni meyakinkan bahwa vaksin COVID-19 dari Sinovac aman dan halal, untuk itu ia mengajak semua masyarakat agar bisa menerima apabila nanti divaksinasi.

"Para penerima vaksin antusias, terbukti hari ini semua ASN yang mendapat giliran datang untuk divaksinasi," katanya.*

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X