• Kamis, 23 September 2021

Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Cirebon Masih Tarik Ulur

- Selasa, 23 Maret 2021 | 15:10 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

 

INILAH, Cirebon - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon menilai, banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari tidak adanya pembelajaran tatap muka, selama covid-19.  Hal itu berdasarkan kajian Disdik Kabupaten Cirebon selama ini.

Dampak yang paling parah yaitu, anak didik menjadi pemalas, dan melawan orang tua karena mereka tidak disiplin. Demikian dikatakan Kadisdik Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar, Selasa (23/3/2021).

Menurut Asdullah, saat ini semakin banyak orang tua yang kewalahan dalam memberikan pengarahan pembelajaran kepada anaknya. Oleh karena itu, dirinya menginginkan adanya uji coba sekolah tatap muka bagi anak didik. Akan tetapi, dari hasil rapat dengan sejumlah pihak termasuk dengan Bupati Cirebon, diharuskan adanya kajian yang tepat terlebih dahulu oleh sejumlah dinas terkait.

"Tadi saya nanya berapa persen anak didik yang kena Covid-19 ke Dinas Kesehatan. Ternyata jumlahnya kecil. Nah kalau begitu, seharusnya sudah bisa diizinkan sekolah normal lagi," ungkapnya.

Sedangkan dari hasil verifikasi sejak bulan November tahun lalu, lanjut Asdullah, protokol kesehatan sudah dilakukan. Tercatat, hampir seluruh sekolah di Kabupaten Cirebon sudah memiliki ruangan khusus untuk anak-anak yang memiliki suhu tubuh tinggi. Disamping itu, sudah ada pembentukan satgas Covid-19 tingkat sekolah.

"Sekolah semua sudah siap jika dilihat dari aspek protokol kesehatan. Minggu inipun kami siapa membuka sekolah tatap muka seperti dulu lagi," kata Asdullah.

Saat ini, jumlah SD negeri kurang lebih ada  800 sekolah. Jumlah SMP negeri sebanyak 80 sekolah dan SMP swasta sebanyak 150 sekolah. Namun ungkap Asdullah, pelaksanaan vaksinasi guru-guru yang berjumlah sekitar 13 ribu guru. Sementara, jumlah vaksin sampai saat ini masih kurang.

"Kata Dinkes menunggu vaksinasi guru guru terlebih dahulu. Stok vaksin kabarnya masih kurang. Ini apakah bisa bulan Juli kita sekolah tatap muka, sementara guru yang akan di vaksin jumlahnya belasan ribu," jelas Asdullah.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Garut PPKM Level 2, Helmi Budiman: Jangan Lengah!

Senin, 20 September 2021 | 19:51 WIB
X