• Jumat, 22 Oktober 2021

Pemkab Bekasi Alokasikan Anggaran Rp6 Miliar untuk Pilkades

- Senin, 29 Maret 2021 | 13:50 WIB
Deklarasi Damai dipimpin Forkopimda Kabupaten Bekasi dan dihadiri 33 calon kepala desa peserta Pilkades Serentak 2021 di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat pada Kamis (25/3/2021). (Foto ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Deklarasi Damai dipimpin Forkopimda Kabupaten Bekasi dan dihadiri 33 calon kepala desa peserta Pilkades Serentak 2021 di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat pada Kamis (25/3/2021). (Foto ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

INILAH, Cikarang- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 4 April 2021.

"Anggaran itu telah disalurkan untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini," kata Kepala Bidang Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Maman Firmansyah di Cikarang, Senin (29/3).

Maman mengatakan anggaran sebesar Rp6 miliar tersebut untuk mendukung kebutuhan pesta demokrasi tingkat desa yang digelar di sembilan desa secara serentak.

Kebutuhan itu meliputi pengadaan peralatan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), honor petugas pemilihan, hingga biaya operasional pengamanan aparat kepolisian dan prajurit TNI.

Maman menyebut total TPS pada Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Bekasi mencapai 223 TPS. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan saat situasi normal atau di luar pandemi COVID-19.

Setiap satu TPS, kata dia, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 juta. Untuk menghindari potensi penyebaran COVID-19, pihaknya membatasi jumlah pemilih sebanyak 500 orang di setiap TPS.

"Di setiap TPS kami pastikan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan menyiapkan sarana pencuci tangan, alat cek suhu tubuh, masker bagi warga yang tidak memakai, hingga pengaturan jarak warga yang hendak mencoblos," katanya.

Dia mengaku seluruh tahapan Pilkades Serentak 2021 sudah dijalankan panitia pelaksana dengan baik. Pada 26-27 Maret lalu, tahapan pilkades sudah memasuki penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Proses penetapan DPT ini dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya kecurangan berupa penggelembungan suara saat pemilihan nanti.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X