• Sabtu, 16 Oktober 2021

Klinik Darul Arqam Garut Terima Hibah Rp520 Juta dari Kedutaan Besar Jepang

- Selasa, 30 Maret 2021 | 17:50 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Garut menerima hibah sekitar Rp520 juta dari Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Indonesia untuk merenovasi dan pengadaan peralatan kesehatan Klinik Darul Arqom Muhammadiyah Garut Desa Ngamplangsari Kecamatan Cilawu, Selasa (30/3/2021).

Mewakili Bupati Garut Rudy Gunawan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut Suherman mengapresiasi langkah Pondok Pesantren Darul Arqam yang bisa melakukan kerja sama dengan Pemerintah Jepang. Sehingga pihak Pemerintah Jepang memberikan kepercayaannya dengan memberikan bantuan peralatan kesehatan.

"Mudah-mudahan klinik ini bisa melayani masyarakat dari berbagai strata. Bukan hanya di kalangan Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat umum. Sehingga betul-betul berfungsi peningkatan (pelayanan) kesehatan," harap Suherman.

Sementara itu, Sekretaris III Kedubes Jepang untuk Indonesia Kimura Yusuke mengatakan pihaknya memilih Klinik Darul Arqam untuk diberikan hibah berupa peralatan kesehatan karena fasilitas dan beberapa alat kesehatan di sana belum memadai. 

"Setelah saya lihat (saat ini), fasilitas sama alat kesehatan yang di Darul Arqam itu sudah cukup memadai. Sehingga masyarakat Garut juga mungkin dapat fasilitas yang lebih bagus daripada sebelumnya. Pemerintah Jepang juga selanjutnya mau terus mengurus, mau membantu untuk masyarakat Indonesia," katanya. 

Sedangkan, Kepala Klinik Darul Arqam Sakinah Ginna berharap dengan adanya hibah dari Pemerintah Jepang itu maka Klinik Darul Arqam dapat memberikan manfaat dan pelayanan kesehatan lebih luas. Tidak hanya untuk warga pesantren melainkan juga masyarakat umum.

"Alhamdulillah sekali, dengan ada bantuan hibah ini sarana prasarana dan peralatan kesehatan di klinik itu semakin lengkap. Kami berharap dapat memberikan lagi syi'ar yang lebih luas, dan pelayanan kesehatan yang lebih luas. Tidak hanya untuk warga pesantren, tapi untuk masyarakat lainnya," ujar Ginna. 

Berkaitan hibah dari Pemerintah Jepang itu, dia menuturkan, semula pihaknya mengajukan rancangan anggaran biaya (RAB) sebesar Rp1,3-1,4 miliar untuk renovasi klinik dan pengadaan peralatan kesehatan Klinik Darul Arqam. Setelah proposal masuk pada 2018, ada proses penerimaan proposal. Proposal lalu diterima setelah melalui proses visitasi lebih dulu pada 2019.

Pengajuan proposal tersebut disetujui pada akhir 2019 dengan besaran Rp524.685.763 dari pengajuan sebesar Rp1,1 miliar.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Solihin Dilantik Jadi Anggota Fraksi PDIP DPRD Garut

Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:15 WIB
X