• Senin, 6 Desember 2021

Karawang Miliki 10 TPS3R Baru untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

- Senin, 12 April 2021 | 15:40 WIB
Ilustrasi (Antara)
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Bandung - Pemerintah Kabupaten Karawang menggandeng PT Nestle Indonesia dalam pengadaan fasilitas 10 Tempat Pembuangan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) untuk menghadirkan pengelolaan sampah berkelanjutan khususnya di kawasan padat penduduk.

Salah satu TPS3R yang diresmikan adalah Baraya Runtah Sukaluyu, Telukjambe Timur, Karawang yang lahannya merupakan lahan hibah dari pengelola permukiman Perumnas Karawang.

“Mudah-mudahan ini jadi semangat baru bagi kita untuk mengelola sampah dengan lebih baik,” kata Bupati Kabupaten Karawang Cellica Nurrachdiana dalam konferensi pers virtual, Senin.

Kerja sama itu ditunjukkan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman untuk beroperasinya TPS3R Baraya Runtah Sukaluyu dan 9 TPS3R lainnya.

TPS3R yang dibangun oleh Kementerian PUPR didirikan di lahan seluas 3245 meter persegi, sementara PT Nestle Indonesia membantu untuk menyediakan alat- alat yang memungkinkan untuk proses daur ulang dilakukan di lokasi itu.

Untuk pengelolaan limbahnya baik yang organik dan nonorganik akan dikelola oleh komunitas bernama KSM Sahabat Lingkungan yang memang sudah lama berdiri di Karawang dan memiliki perhatian khusus dalam pengelolaan limbah di kawasan industri itu.

Cellica mengatakan TPS3R bernama Baraya Runtah Sukaluyu itu mampu mengelola sampah setiap harinya sebanyak 5 ton dan menjadi solusi pengolahan limbah bagi lebih dari 10.000 Kepala Keluarga yang tinggal di Perumnas Karawang.

“TPS3R di Karawang, kami itu baru punya 896. Itu jumlahnya masih sangat jauh dan jauh juga dari sempurna. Namun kalau dilakukan dengan kolaborasi tentu bisa kita selesaikan sama- sama masalah sampah ini. Perumnas mau kasih lahan untuk fasilitas ini merupakan contoh baik. Disini ada 10.000 KK dan ini menjadi solusi untuk mereka dan kami untuk mengolah sampah dengan sebaik-baiknya,” kata Cellica.

Ia mengharapkan ke depannya kerja sama antara pengusaha industri, pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, hingga masyarakat untuk pengelolaan sampah berkelanjutan ini dapat berjalan lebih masif lagi.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Rudy Gunawan Sebut Angka Kemiskinan di Garut Naik

Kamis, 2 Desember 2021 | 16:00 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB
X