Pupuk Kujang Wakafkan 10 Ribu Mushaf Alquran

Pada Ramadan kali ini, melalui program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) Pupuk Kujang memberikan wakaf Alquran.

Pupuk Kujang Wakafkan 10 Ribu Mushaf Alquran
istimewa

INILAH, Bandung - Pada Ramadan kali ini, melalui program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) Pupuk Kujang memberikan wakaf Alquran.

Vice President PKBL Pupuk Kujang Agung Gustiawan mengatakan, program ini dilakukan sebagai salah satu bentuk perhatian dan komitmen perseroan di bidang keagamaan. 

“Wakaf ini jadi salah satu upaya Pupuk Kujang mengentaskan buta huruf Alquran di masyarakat,” kata Agung, saat penyerahan 300 mushaf ke majlis taklim  di Kampung Sasak Seng, Kalihurip, Dawuan Tengah, Dawuan Barat dan Payuyon, Karawang, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga : Respons Cepat Bencana di Sukabumi, JQR Kirimkan Bantuan

Menurutnya, program waqaf Alquran merupakan kali pertama dilakukan. Dalam program itu, Pupuk Kujang mewakafkan Rp30 juta dalam program 10 ribu wakaf Alquran

Di malam Nuzulul Quran kemarin, PKBL Pupuk Kujang memberikan wakaf Alquran ke masyarakat sekitar perusahaan melalui lembaga Baitulmaalku. Penyerahan mushaf secara simbolis dilakukan di Musala Al Muttaqin, Kampung Pajaten, Desa Kalihurip, Cikampek. 

“Penyerahan wakaf ini sengaja dilakukan di malam Ramadan ke-17. Sebab, di tanggal itu Alquran untuk pertama kalinya diturunkan ke dunia,” ujar Agung. 

Baca Juga : Fix! Seluruh Warga Kota Bekasi Dilarang Mudik

“Program Wakaf 10 ribu mushaf Al-Qur’an sudah terealisasi sebanyak 2.835 mushaf. Sejauh ini telah disebar ke Sukabumi, Cianjur, Cirebon, Bandung dan wilayah pesisir Jawa Barat. Pesisir Karawang juga,” ujar Liyan dari Baitulmaalku. 

Melalui program itu, Pupuk Kujang mengharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya menekan angka buta huruf Alquran di Indonesia. Sebab, kata dia, meski Indonesia merupakan negara muslim terbesar namun angka buta huruf Alquran di masyarakat cukup tinggi. Berdasarkan data Kementerian Agama, angka buta huruf Alquran di Indonesia tercatat sebesar 65 persen. (*)

Baca Juga : Mall Pelayanan Publik Jadi Prioritas Pemkab Cirebon


Editor : donramdhani