• Sabtu, 27 November 2021

Wali Kota Depok Minta Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7

- Selasa, 4 Mei 2021 | 13:40 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris. (Antara Foto)
Wali Kota Depok Mohammad Idris. (Antara Foto)

INILAH, Depok- Wali Kota Depok, Jawa Barat, Mohammad Idris meminta kepada perusahaan untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan paling lambat H-7 lebaran.

"Perusahaan harus membayarkan THR kepada para karyawannya," tegas Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Selasa (4/5).

Aturan ini juga sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor: 560/207/Naker/VI/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Dalam SE tersebut, terdapat beberapa poin yang harus dipatuhi perusahaan, seperti THR keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan atau lebih. Selain itu besaran THR diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Yaitu, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan sebesar satu bulan upah. Bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan tetapi belum mencapai 12 bulan, diberikan secara proporsional.

Sedangkan untuk pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian, dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima setiap bulan, bagi yang bekerja selama 12 bulan atau lebih. Sedangkan pekerja yang belum mencapai 12 bulan, maka dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan, selama masa kerja.

Terakhir, THR keagamaan juga wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Why, Dewan Ancam Laporkan Sekdis DPKPP ke APH

Jumat, 26 November 2021 | 20:00 WIB

8.000 Guru Honorer di Garut Masuk Dapodik

Kamis, 25 November 2021 | 22:26 WIB

Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon

Kamis, 25 November 2021 | 16:10 WIB

Kasus Naik, RS di Garut Kembali Rawat Pasien Covid-19

Kamis, 25 November 2021 | 15:51 WIB
X