• Jumat, 17 September 2021

Varian Delta Dtitemukan di Kabupaten Garut, Begini Reaksi Bupati

- Minggu, 25 Juli 2021 | 09:30 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan. (zainulmukhtar)
Bupati Garut Rudy Gunawan. (zainulmukhtar)

INILAH, Garut- Apa yang ditakutkan ternyata terjadi juga. Varian baru Covid-19 yakni varian Delta akhirnya ditemukan juga di Kabupaten Garut.

Menurut Bupati Garut Rudy Gunawan, varian Delta yang sangat cepat penularannya itu ditemukan dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap beberapa pasien terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut.

"Ini jelas berbahaya. Jelas sekali, karena penyebaran dan penularan serta menyerang tubuhnya sangat cepat. Enam kali lebih cepat dari varian Covid-19 lainnya," kata Rudy, Sabtu (24/7/2021).

Karenanya, Rudy yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupten Garut, meminta masyarakat lebih meningkatkan lagi protokol kesehatan dalam bersosialisasi di lingkungan atau selama kegiatan. Baik di rumah maupun di luar rumah. 

"Gunakan masker dua lapis dan atur jarak saat melakukan aktivitas di luar. Biasakan membawa hand sanitizer atau sesering mungkin cuci tangan setelah melakukan kegiatan!" ingatnya.

Akumulasi kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri hingga 23 Juli 2021 tercatat mencapai sebanyak 22.731 orang dengan sebanyak 1.083 orang di antaranya meninggal dunia. Sebanyak 20.727 orang sembuh dari Covid-19, sebanyak 658 pasien positif masih isolasi mandiri, dan sebanyak 263 pasien positif lainnya masih dalam isolasi perawatan rumah sakit.

Senada dikemukakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Asep Surahman. 

Kendati tak menyebutkan jumlah persisnya, dia menyebutkan, dari sebanyak 1.083 pasien meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 itu, diduga beberapa di antaranya menunjukkan gejala ke arah terinfeksi varian Delta dari hasil pemeriksaan laboratorium.

"Dari sepuluh sampel yg dikirim ke Litbangkes Pusat, tujuh di antaranya varian Delta. Tapi angka ini belum bisa digeneralisir ke populasi kasus yg ada sekarang. Masih prematur," kata Asep.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X