• Senin, 27 September 2021

Pemkab Garut Kucurkan Rp5,3 miliar untuk Korban Longsor Cilawu

- Selasa, 27 Juli 2021 | 20:30 WIB

INILAH, Garut,- Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mengucurkan dana sebesar Rp5,3 miliar untuk alokasi pembangunan puluhan rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Cilawu di tempat baru yang aman dari bencana longsor.

"Jumlah dengan tanah itu Rp1,8 miliar sehingga posisi sekitar Rp5,3 miliar, ini kebutuhan uang yang kita gelontorkan untuk kepentingan masyarakat," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana usai meninjau lahan relokasi rumah warga yang terdampak tanah longsor di Kampung Cigadog, Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Selasa.

Ia menuturkan Pemkab Garut sudah berupaya melaksanakan kegiatan relokasi bagi 73 rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor di Cilawu.

Seluruh rumah warga yang terdampak itu, kata dia, akan dibangunkan kembali rumah di tempat yang aman dari bencana longsor dengan alokasi dana sebesar Rp50 juta per unit rumah.

"Dana sekitar Rp50 juta untuk satu unitnya, jadi praktis akumulasi kebutuhan untuk 73 (KK) itu ada di sekitar Rp3,6 miliar," kata Nurdin didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satriabudi.

Ia menyampaikan saat ini sudah memasuki tahap pematangan lahan yaitu mulai dari pembebasan lahan dan pembangunan rumah dengan luas 6.400 meter persegi dengan harga tanah seluruhnya kurang lebih Rp1,8 miliar.

"Ini kita membeli di posisi 6.400 meter persegi, kurang lebih dikonversi harga itu sekitar Rp1,8 miliar, itu untuk tanah saja yang di kisaran luas 457 tumbak atau 6.400 meter persegi," katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang sudah mendapatkan rumah baru itu agar tidak lagi kembali atau menempati rumah lama karena kondisinya rawan terdampak bencana alam tanah longsor.

Menurut dia rumah baru yang saat ini sedang dibangun akan lebih baik sebagai kawasan pemukiman rumah penduduk yang nyaman dan aman dari ancaman bahaya bencana alam.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Terkini

Kata Intani Jawa Barat Kudu Jadi Lumbung Pangan nasional

Senin, 27 September 2021 | 09:20 WIB

Pendaki Hilang di Gunung Guntur Ditemukan

Jumat, 24 September 2021 | 20:43 WIB
X