• Kamis, 16 September 2021

​​​​​​​BOR di Garut Terus Menurun Jadi 22,43 Persen

- Kamis, 29 Juli 2021 | 17:20 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit/tempat isolasi di wilayah Kabupaten Garut dalam beberapa hari terakhir terus mengalami penurunan. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dilansir Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, per Kamis (28/7/2021) kemarin, BOR RS di Garut mencapai 22,43 persen. Dari jumlah tempat tidur tersedia sebanyak 945 unit di sembilan tempat isolasi, hanya terisi sebanyak 212 unit di delapan tempat isolasi.

BOR di RSUD dr Slamet Garut sebagai rumah sakit rujukan khusus pasien Covid-19 bahkan hanya mencapai 20,20 persen. Dari sebanyak 500 unit tempat tidur tersedia di sana, sebanyak 101 unit di antaranya terisi. 

Begitu pun dengan RSUD Pameungpeuk Provinsi Jabar. BOR-nya hanya mencapai 33,33 persen. Dari sebanyak 60 unit tempat tidur yang ada, hanya terisi sebanyak 20 unit.

Di RS Umum Guntur, dari sebanyak 106 unit tempat tidur tersedia, yang terisi mencapai sebanyak 39 unit, atau sekitar 36,78 persen.

Di RS Umum Nurhayati Garut, dari sebanyak 18 unit tempat tidur tersedia, yang terisi hanya sebanyak sembilan unit, atau sekitar 50 persen.

Di RS Umum Intan Husada, dari sebanyak 16 unit tempat tidur yang ada, hanya sebanyak sembilan unit terisi, atau sekitar 56,25 persen.

Di RS Umum Annisa Queen, dari sebanyak 21 unit tempat tidur tersedia, hanya terisi tiga unit, atau sekitar 14,29 persen.
Di RS Medina, dari sebanyak 60 unit tempat tidur tersedia, hanya terisi 16 unit, atau sekitar 26,67 persen.

Sedangkan, BOR di tempat isolasi di Rusunawa Gandasari juga jauh menurun dibandingkan sebelumnya. Dari sebanyak seratus tempat tidur tersedia di sana, hanya terisi sebanyak 15 unit, atau sekitar 15 persen. Bahkan di Islamic Center Garut yang juga dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19, BOR-nya mencapai nol persen. Dari sebanyak 64 unit tempat tidur disediakan di sana, tak satu pun terisi pasien.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

X