• Kamis, 21 Oktober 2021

Garut Naik Peringkat Madya pada Kabupaten Layak Anak Tahun 2021

- Kamis, 29 Juli 2021 | 20:40 WIB
Dokumentasi (zainulmukhtar)
Dokumentasi (zainulmukhtar)

INILAH, Garut - Kabupaten Garut mendapatkan penghargaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan menempati peringkat Madya pada penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021.

Raihan tersebut terbilang keberhasilan bagi Kabupaten Garut yang sebelumnya menempati peringkat Pratama pada KLA tahun 2019.

Penghargaan KLA diberikan kepada daerah dinilai memunyai komitmen tinggi mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Ada lima peringkat penghargaan KLA, mulai Pratama, Madya, Nindya, Utama hingga KLA.

Selain Kabupaten Garut, ada sebanyak tujuh kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat mendapatkan peringkat Madya. Yakni Kota Bandung, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Sumedang.

Peringkat Pratama ditempati Kabupaten Majalengka, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Cirebon.

Sedangkan peringkat Nindya diraih Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Sukabumi.

Pemberian Penghargaan KLA Tahun 2021 dilaksanakan secara virtual dihadiri Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang, Kamis (29/7/2021).

"Tahun 2021 ini, perolehan total penghargaan KLA mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019. Dari 249 menjadi 275 kabupaten/kota. Tentunya, perolehan ini merupakan hasil dari menguatnya peran seluruh pihak dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak di kabupaten/kota masing-masing," kata Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati dikutip dari Siaran Pers Kemen PPPA RI terkait Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021.

Dia berharap penghargaan didapatkan daerah tersebut tidak menjadi tujuan akhir, melainkan menjadi penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing.

Dia yakin dengan kerjasama antarpemangku kepentingan, menciptakan lingkungan positif, suportif, dan ramah anak maka Indonesia akan bangkit menjadi negara maju dan hebat, menuju Indonesia Layak Nak 2030 dan Indonesia Emas 2045.

"Perempuan Berdaya. Anak Terlindungi. Indonesia Maju," pungkasnya. (zainulmukhtar)

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X