Warga Pejambon Geruduk DPKPP Cirebon, Ada Apa Sih Sebenarnya?

Puluhan warga Kelurahan Pejambon menggeruduk DKPP Kabupaten Cirebon. Mereka menyuarakan kekecewaan terhadap proyek poikir DPRD.

Warga Pejambon Geruduk DPKPP Cirebon, Ada Apa Sih Sebenarnya?
Warga Pejambon geruduk DPKPP Kabupaten Cirebon.

INILAHKORAN, Cirebon - Puluhan warga Kelurahan Pejambon Kecamatan Sumber, mendatangi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon, Rabu. Hal itu terkait dengan kekisruhan pekerjaan proyek pokok pikiran (Pokir) dari anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Pantauan di lokasi menyebutkan puluhan warga masuk ke DPKPP. Cukup lama mereka menunggu Kabid Perkim, Asep Jamaludin. Namun yang bersangkutan enggan menemui dengan alasan sedang ada agenda di luar. Namun tidak lama berselang, Plt Kadis DPKPP, Adil Prayitno mau menemui perwakilan warga. Mereka lalu mempertanyakan soal kegiatan pokir tersebut.

Perwakilan warga Pejambon, Dirja yang ikut dalam audiensi tersebut mengaku, kedatangan pihaknya ke DPKPP tak lain karena kekecewaan warga dan LPM. Karena, kegiatan fisik berupa peningkatan jalan dari pokir Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Yoga Setiawan tidak memberdayakan warga sekitar seperti yang sudah dijanjikan di awal saat pokir itu diusulkan.

Baca Juga: Soal Kisruh Proyek Pokir DPRD di Kelurahan Pejambon, Ini Kata DPKPP Kabupaten Cirebon

Hasil klarifikasi Plt Kepala DPKPP pun, kata dia, memang membuat warga kecewa. Sebab, tidak ada koordinasi dengan pengusul pokir, tetiba pekerjaan dilakukan pihak ketiga yang bukan warga maupun LPM Pejambon. Dalam hal ini, kata dia, memang DPKPP pun mengakui kesalahannya.

"Kami, warga Pejambon intinya kecewa terkait sikap DPKPP yang memang dalam hal ini tidak ada koordinasi dengan pengusul pokir. Jadi tadi sudah mediasi, kami dengan DPKPP dan dinas mengakui kesalahannya," kata Dirja.

Halaman :


Editor : inilahkoran