• Senin, 25 Oktober 2021

Ini Sebab Kabupaten Cirebon PPKM Level 4, Minggu Depan Pasti Turun Lagi

- Rabu, 15 September 2021 | 12:03 WIB
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni. (INILAH/Maman Suharman)
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni. (INILAH/Maman Suharman)

"Ada selisih data dari kabupaten dan pusat, terkait angka kematian hingga 378 kasus," jelasnya.

Hal tersebut, membuat pihaknya berusaha untuk melaporkan kembali selisih angka kematian tersebut secara bertahap. Setiap harinya, dilaporkan sebanyak 13 kasus kematian. Pada periode 10 Agustus hingga 6 September, sudah dilaporkan sebanyak 203 kasus kematian, sehingga tersisa sebanyak 175 kematian.

Sedangkan lanjut Enny Suhaeni, untuk segera menyelesaikan jumlah selisih kematian tersebut, Pemkab Cirebon langsung menyelesaikan selisih angka kematian. Tim sudah melaporkan sebanyak 175 kasus dalam satu hari, pada 7 September 2021. Kondisi tersebut, membuat Pemkab Cirebon kembali melaporkan selisih kematian sebanyak 160 kasus dalam satu hari pada 8 September 2021

"Namun ternyata, saat melakukan evaluasi kembali pada 7 September 2021, masih ada selisih kematian sebanyak 160 kasus," paparnya.

Baca Juga: Subhanallah, Pertanda Apa Ini? Ratusan Burung Pipit Terjatuh dan Mati di Balai Kota Cirebon

Enny Suhaeni menambahkan, perbaikan selisih data ini sudah dikoordinasikan dengan pihak provinsi, melalui surat resmi yang dikirimkan. Jika merujuk pada data real yang ada saat ini, seharusnya Kabupaten Cirebon sudah masuk pada level 2 PPKM. Jumlah kematian juga sudah turun secara signifikan.

Bahkan Enny Suhaeni memastikan, minggu depan level PPKM di Kabupaten Cirebon, dipastikan akan turun. Hal tersebut karena selesainya perbaikan data yang dilakukan. Turunnya level PPKM juga, perlu didorong dengan gencarnya vaksinasi yang dilakukan.

"Minggu depan pasti turun, kalau tidak level 2, ya level 3," tukasnya. (maman suharman)

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X