• Minggu, 17 Oktober 2021

Tahun Ini Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

- Jumat, 17 September 2021 | 13:01 WIB
Sekda Rahmat Sutrisno, saat memimpin rapat Evalusi PTSL di Ruang Nyimas Gandasari Kantor Setda, Jumat 17 September 2021.  (Maman Suharman)
Sekda Rahmat Sutrisno, saat memimpin rapat Evalusi PTSL di Ruang Nyimas Gandasari Kantor Setda, Jumat 17 September 2021. (Maman Suharman)

INILAH, Cirebon - Pemkab Cirebon menargetkan tahun ini, semua bidang tanah di wilayah Kabupaten Cirebon sudah bersertifikat. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN, telah meluncurkan Program Prioritas Nasional. Bentuknya, berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021.

"Dahulu membuat Sertifikat tanah sangatlah susah, tetapi sekarang pemerintah membuat program PTSL. Tujuannya semua bidang tanah di Kabupaten Cirebon sudah bersertifikat, kecuali tanah negara," kata Sekda Rahmat Sutrisno, saat memimpin rapat Evalusi PTSL di Ruang Nyimas Gandasari Kantor Setda, Jumat 17 September 2021.

Menurutnya, pihak ATR/BPN Kabupaten Cirebon mempunyai target untuk ribuan bidang tanah yang sudah terukur pada tahun 2021. Disamping itu, tujuannya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, supaya siapapun yang mempunya tanah otomatis mempunyai sertifikat.

"Targetnya 45 ribu bidang tanah tersertifikat. Akan tetapi sampai hari ini baru 33.225 ribu yang baru terukur. Artinya, masih banyak yang belum terukur. Sisanya tahun sekarang selesai pengukuran," ungkap Rahmat.

Rahmat meminta semua pihak ikut membantu dalam program PTSL ini. Pasalnya dengan adanya PTSL tersebut, diharapkan bisa mengetahui batas-batas wilayah suatu desa. Selain itu, ada dampak positif dengan adanya PTSL. Sebab beberapa desa pasti memiliki kekayaan desa masing-masing.

"Ketika pendaftaran dan pengukurannya lengkap di desa, maka secara otomatis desa memiliki batas wilayah antar desanya. Ini juga menjadi dasar bagi kewenangan desa untuk hal administratif desa," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Kabupaten Cirebon, Lutfi Zakaria menerangkan, pihaknya menargetkan sejumlah tanah di Kabupaten Cirebon pada tahun 2021 sudah terukur dan bersertifikat. Dirinya mencatat, ada sekitar 837.326 bidang tanah di Kabupaten Cirebon.

"Ada 837.326 ribu bidang tanah. Akan tetapi yang sudah bersertifikat saat ini baru 446.658 bidang atau 53.34 persen, dan yang belum bersertifikat 390.668 bidang atau 46.66 persen," ungkapnya.

Ia menjelaskan, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali. Ini dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan. Cakupannya, di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

X