• Rabu, 20 Oktober 2021

Sejumlah Calon Kepala Sekolah SMP Kabupaten Cirebon Dimintai 'Setoran', Kadisdik Bilang Begini

- Minggu, 19 September 2021 | 17:29 WIB
Ilustrasi Suap (Net)
Ilustrasi Suap (Net)

INILAH, Cirebon - Sejumlah Calon Kepala sekolah (Cakep) SMP di Kabupaten Cirebon mengaku diminta setoran oleh orang kuat di luar pemerintahan. Mereka kabarnya dihubungi setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Komunikasi pun dilakukan lewat SMS.

“Saya awal di SMS. Terus diajak ketemu, dan dikasih tahu bila tidak memberikan setoran, jangan harap SK bupati akan turun," aku salah seorang Cakep yang namanya minta dirahasiakan.

Masih menurut sumber ini, mereka diminta menyetor sejumlah uang dengan nilai yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Heboh Bupati Cirebon Penuhi Panggilan KPK, Begini Penjelasan Pemkab

Tercatat, mereka meminta dengan nilai puluhan sampai ratusan juta. Orang kuat yang disebut bukan dari lingkungan Pemkab Cirebon itu, memberikan janji manis. Katanya, mereka nanti akan ditempatkan di beberapa sekolah yang dianggap favorit.

"Katanya sih bupati tidak memiliki kekuatan apapun dalam keputusan itu. Nanti tergantung nilai yang diserahkan. Kalau ingin ditempatkan disekolah favorit, harus ada uang limapuluh sampai seratus jutaan. Lah, kita dari mana dapat uang sebanyak itu," ucap sumber ini.

Sementara itu, Kadisdik Kabupaten Cirebon, Deni Supdiana mengaku cukup kaget dengan adanya informasi seperti itu. Apalagi kabarnya orang kuat tersebut diluar pemerintahan Pemkab Cirebon. Justru dirinya sudah memerintah Kepala MKKS untuk menelusuri kebenarannya.

"Ya saya kagetlah. Uang sebesar itu pasti berat. Padahal tidak membayar juga tetap akan diangkat. Hanya saja saat ini quota yang tersedia baru 15 orang. Saya sudah perintahkan Ketua MKKS untuk melakukan investigasi dan menanyakan langsung kepada mereka," ungkap Deni, Minggu 19 September 2021.

Baca Juga: Bupati Cirebon Imron Diperiksa KPK, Cek Begini Faktanya

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X