• Rabu, 20 Oktober 2021

Meski Pulang Pergi Digedong Ibu, Gadis Epilepsi Tak Putus Asa Belajar Ngaji

- Minggu, 19 September 2021 | 19:18 WIB
Nuraeni, gadis berusia 13 tahun yang sejak kecil didiagnosa mrnderita epilepsi akut itu tetap bersemangat belajar mengaji. (zainulmukhtar)
Nuraeni, gadis berusia 13 tahun yang sejak kecil didiagnosa mrnderita epilepsi akut itu tetap bersemangat belajar mengaji. (zainulmukhtar)

INILAHKORAN, Garut - Ada banyak orang yang tak menjadikan kekurangan fisik maupun ekonominya sebagai penghalang untuk terus belajar dan mengaji demi mengembangkan diri dalam menjalani kehidupannya demi meraih cita-cita tinggi.

Dengan keikhlasan dan tekad membaha, kekurangan dipandangnya semata sebagai tantangan. Seperti halnya diperlihatkan Nuraeni, warga Kampung Padasari RT 02 RW 07 Desa Cinunuk Kecamatan Wanaraja.

Gadis berusia 13 tahun yang sejak kecil didiagnosa dokter memiliki penyakit epilepsi akut itu tetap bersemangat belajar mengaji di sebuah madrasah dan masjid di dekat tempat tinggalnya. Meskipun karena keterbatasan fisiknya, untuk berangkat ke lokasi maupun pulangnya dari mengaji, dia mesti selalu digendong ibunya, Sopiah.

Baca Juga: Sejumlah Calon Kepala Sekolah SMP Kabupaten Cirebon Dimintai 'Setoran', Kadisdik Bilang Begini

Nuraeni, anak pertama dari pasangan suami isteri Furkon Firmansyah (36) dan Sopiah (34), setiap hari belajar mengaji di madrasah dan masjid itu mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

"Kalau memaksakan berjalan, kasihan. Dia harus merangkak tertatih-tatih menggunakan lututnya untuk pergi belajar dan mengaji. Lututnya bisa sakit dan lecet juga," ujar Sopiah, Minggu 19 Desember 2021.

Nuraeni sejak kecil didiagnosa doket memiliki penyakit epilepsi akut. Pernah dilakukan upaya pengobatan namun belum berhasil seperti diharapkan.

Maklum, keterbatasan ekonomi keluarganya membuat pengobatan Nuraeni berhenti di tengah jalan.

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 di Garut Tersisa 62 dari 24.628 Kasus Positif

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB

BOR Kasus Covid-19 di RS di Garut Tersisa 3,68 Persen

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Demi Level PPKM Turun, Garut Kebut Vaksinasi Covid-19

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:06 WIB
X