• Rabu, 20 Oktober 2021

Dugaan Pungli ke Para Calon Kepsek SMP di Kab Cirebon, Dewan: Lapor Polisi Biar Tak Gaduh!

- Senin, 20 September 2021 | 11:23 WIB
 Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karina. (Maman Suharman)
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karina. (Maman Suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karina meminta kasus dugaan pungli untuk Calon Kepala Sekolah (Cakep) SMP, dilaporkan ke polisi.

Menurutnya, justru yang menghembuskan isu pertama kali tersebut, seharusnya segera membuat laporan resmi. Hal itu untuk mencegah kegaduhan dan membuka tabir yang selama ini terus menerus berhembus.

"Jangan beraninya hanya mengeluh saja di media. Ketika sudah menjadi konsumsi publik akhirnya timbul kegaduhan. Jadinya semua pihak saling beropini dan saling mencurigai. Kalau memang benar, kenapa tidak lapor polisi saja," kata Siska, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Sejumlah Calon Kepala Sekolah SMP Kabupaten Cirebon Dimintai 'Setoran', Kadisdik Bilang Begini

Menurut Siska, justru dengan kondisi seperti ini makin muncul masalah. Hal itu karena tidak jelas, siapa yang dituduh termasuk sebutan orang kuat diluar Pemkab Cirebon. Tapi kalau memang benar, alangkah memalukannya. Bagaimana Cakep bisa mengatur sekolah nanti, ketika awalnya saja harus keluar suap ratusan juta.

"Ini persoalan bukan sepele, tapi persoalan serius. Kalau memang benar, sangat memalukan dunia pendidikan. Saya meminta, segera lapor polisi disertai bukti dan fakta yang kuat. Kalau hanya membuat opini, ya tidak etislah karena ini akan mencoreng citra pendidikan di Kabupaten Cirebon," jelasnya.

Ketika ditanya, apakah komisi IV akan memanggil Disdik terkait masalah ini, menurutnya bisa saja. Asalkan, pihak yang dirugikan membuat surat permohonan audensi kepada komisi IV. Justru dengan begitu, besar kemungkinan persoalan sebenarnya akan terungkap.

Baca Juga: Heboh Bupati Cirebon Penuhi Panggilan KPK, Begini Penjelasan Pemkab

"Ini persoalan tiap tahun sebetulnya. Muncul isu, tapi tiba-tiba hilang. Saya juga penasaran, tingkat kebenarannya ada dimana. Karena ini bukan persoalan main-main. Harus dibuka, siapa oknum yang bermain dibalik semua ini," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X