• Minggu, 17 Oktober 2021

Warga Desak Kuwu Gombang Terbuka Soal Anggaran, Vonny: Sedang Kami Siapkan!

- Rabu, 22 September 2021 | 10:31 WIB
Arif Rohidin (INILAH/Maman Suharman)
Arif Rohidin (INILAH/Maman Suharman)
INILAHKORAN, Cirebon - Warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon mendesak kuwu setempat terbuka soal informasi kaitan anggaran maupun kegiatan. Sebab, selama ini, warga menilai pihak pemerintah desa belum menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi kepada publik.
 
Atas dasar itu, warga Desa Gombang pun meminta dokumen informasi publik kepada kuwu dan Ketua BPD setempat. Permintaan data yang dimaksud terkait dugaan tertutupnya sikap Pemerintah Desa Gombang terhadap informasi publik. Pemerintah Desa Gombang belum melaksanakan tranparansi anggaran dan berbagai kegiatan.
 
"Kami melihat Pemerintah Desa Gombang belum melaksanakan transparansi anggaran dan kegiatan sesuai UU nomor 14 tahun 2008. Permintaan informasi untuk menciptakan penyelenggaraan desa yang bersih, bebas KKN dan berwibawa," ungkap salah satu warga setempat, Arif Rohidin, Rabu.
 
Arif menjelaskan, beberapa permohonan data informasi yang diminta antara lain Hasil Musyawarah Desa yang ditetapkan dengan Peraturan Desa (Perdes) periode tahun 2019-2020 serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa Gombang.
 
"Warga juga minta LPJ dari alih fungsi tanah bengkok dan titisara berupa pemanfaatan dan proses penjualan atau tender periode 2019-2020," kata Arif.
 
Data lain yang diminta, lanjutnya yaitu perkembangan pengembalian aset desa yang diduga terkait PJ Hartono ketika menjabat PJ Kuwu Desa Gombang. Aset tersebut berupa anggaran pembangunan taman satwa atau taman selfi yang bangunannya sendiri tidak ada.
 
"Sementara terkait kelembagaan warga melihat BPD Gombang sudah tidak berfungsi sesuai dengan tupoksinya. Terutama bidang pengawasan, pembuatan Perdes dan lainnya" ujarnya.
 
Selain itu, ada dugaan telah terjadi tandatangan palsu yang dilakukan oleh seseorang untuk proses pelaporan ke inspektorat dan atau lembaga lainnya.
 
Permohonan data informasi, aku Arif, sudah diberikan tembusan ke Bupati Cirebon, Kepala BPMPD, Komisi Informasi Daerah (KID) Kabupaten Cirebon dan Camat Plumbon. 
 
"Besar harapan kami kuwu dan BPD Desa Gombang dapat memberikan data informasi yang dimohonkan. Tentunya ini bagian dari keterbukaan informasi publik yang harus dilakukan pemerintah desa," ujarnya.
 
Sementara itu, Kuwu Gombang, Vonny Agustina Indra Ayu saat dikonfirmasi mengaku, atas permintaan warga terkait keterbukaan informasi, pihaknya tengah menyiapkan berkasnya. Sebab, kata dia, sesuai dengan surat yang telah diterima Pemdes Gombang sebelumnya, untuk menyiapkan berkas atau dokumen yang diminta, pihaknya diberi waktu satu minggu.
 
"Ini kita lagi menyiapkan suratnya. Kan katanya tujuh hari untuk membalas suratnya. Jadi tengah kita siapkan," tukas Vonny. (maman suharman)

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X