• Sabtu, 22 Januari 2022

Satgas Saber Pungli RI Minta Masyarakat Berani Lapor Jika Dirugikan

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 12:33 WIB
 (Ilustrasi/Maman Suharman)
(Ilustrasi/Maman Suharman)
INILAH, Cirebon - Sekretaris Satgas Saber Pungli RI, Irjen Pol Agung Makbul meminta masyarakat untuk berani bersikap.
 
Hal itu berkaitan dengan layanan publik yang sering dipungut biaya yang tidak ada aturannya . Agung meminta masyarakat untuk segera melaporkan masalah tersebut.  Agung sering mendapat laporan, banyak yang merasa dipersulit atau dimintai sejumlah uang ketika mengakses layanan publik di pemerintahan. 
 
Menurutnya, saat ini pelaporan bisa dilakukan ditingkat Kabupaten sehingga bisa segera ditangani dan ditindak lanjuti. Namun jika memang tidak direspon, Agung meminta laporan tersebut disampaikan secara berjenjang dari tingkat Kabupaten, Provinsi sampai dengan tingkat pusat di Kemenkopolhukam.
 
"Kita saat ini fokus melakukan pencegahan, maka dari itu kita lakukan sosialisasi di Cirebon, bagi masyarakat yang merasa dimintai sejumlah uang atau dirugikan dengan pelayanan pemerintah silahkan melapor,"ungkap Agung, beberapa waktu lalu.
 
 
Agung berharap, kedatangan Satgas Ke Cirebon bisa dijadikan momentum agar bisa semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, dari kunjungannya ke beberapa dinas dari mulai DPMPTSP, Disdukcapil sampai dengan DPKPP saat ini berdasarkan hasil wawancaranya dengan masyarakat yang sedang mengakses layanan tidak ditemukan hal-hal menyimpang.
 
"Pas sidak aya lihat pelayanannya bagus, ini yang harus ditingkatkan, masyarakat yang mengakses layanan jangan dipersulit, kalau sampai terjadi akan kita tindak," ungkapnya.
 
Agung mengaku pernah mendapat laporan terkait praktek pungli yang terjadi disalah satu dinas.  Namun praktek tersebut terjadi diera pejabat lama. Modus yang dilakukan adalah saat pengajuan gambar jika tidak menggunakan konsultan tertentu dari dinas, maka permohonannya pasti ditolak.
 
"Tapi terjadi diera lama ya.  Sekarang dari keterangan tadi sih sudah tidak ada lagi. Kami sudah kita konfirmasi, insya Allah kalau yang sekarang sesuai prosedure,"jelasnya.
 
Sementara itu, Sekretaris DPKPP Adil didampingi Kabid Gedung dan Bangunan DPKPP Kabupaten Cirebon, Dzulkifli mengatakan, ada beberapa petunjuk yang disampaikan oleh tim Saber Pungli. Diantaranya tidak boleh neko-neko dan bekerja sesuai prosedur dan tupoksinya. Sedangkan adanya aduan masyarakat karena ketidak puasan pelayanan, adalah hal yang wajar. 
 
 
"Arahan yang diberikan tentu akan kita laksanakan, kita tidak neko-neko dan sesuai prosedure,"aku Adil.
 
Ditanya tentang aduan warga yang menyebut pihaknya hanya meloloskan gambar dari konsultan yang ditunjuk oleh dinas, adalah  yang tidak benar. Diakuinya, rata-rata masyarakat yang membawa gambar atau siteplane selalu salah dan tidak bisa lolos karena tidak sesuai dengan prosedure. Pihaknya kemudian menyampaikan bahwa proses gambar harus melalui konsultan karena peraturannya menyebutka. 
 
"Karena warga tidak tahu konsultan akhirnya kita sampaikan, kalau mau cari konsultan silahkan ini-ini namanya. Tapi kita tidak mengarahkan, hanya memberi tahu saja," tukas Adil.*** (maman suharman)
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon

Kamis, 25 November 2021 | 16:10 WIB
X