• Jumat, 21 Januari 2022

Sengketa Lahan Tebu di Tukdana Indramayu Berujung Bentrokan Berdarah, Dua Petani Meregang Nyawa

- Senin, 4 Oktober 2021 | 21:57 WIB
Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif (Antara)
Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif (Antara)

INILAHKORAN, Indramayu,- Bentrokan berdarah terjadi di Tukdana, Kabupaten Indramayu yang mengakibatkan dua petani tebu meregang nyawa.

Bentrokan berdarah di Tukdana Indramayu itu dipicu sengketa lahan tebu antara sekelompok preman yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Indramayu Selatan (FKAMIS) dengan para petani penggarap.

Atas bentrokan berdarah tersebut, Polres Indramayu kini bahkan telah mengamankan 10 orang yang diduga provokator serta sejumlah petani untuk dimintai keterangan.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengungkapkan, Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, telah menangkap 10 orang yang diduga sebagai provokator terkait bentrokan berdarah di lahan tebu, yang mengakibatkan dua petani meninggal dunia.

Baca Juga: PON Papua: Sumsel Borong Emas dan Perak Anggar Sabre Perorangan Putra

"Yang kita amankan ada 10 orang mereka merupakan pentolan dari gerombolan FKAMIS," kata Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif di Indramayu, Senin, 4 Oktober 2021.

Lukman mengatakan 10 orang yang ditangkap salah satunya merupakan ketua dari FKAMIS, karena mereka diduga kuat menjadi provokator dalam bentrokan berdarah yang mengakibatkan dua petani penggarap meninggal dunia.

Menurutnya sengketa lahan tebu terutama di sekitar Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, sudah terjadi sejak lama. FKAMIS (Forum Komunikasi Indramayu Selatan), diduga sering menghasut para petani.

Selain itu mereka juga dinilai sering mengintimidasi para petani penggarap yang bermitra dengan Perusahaan Gula (PG) Jatitujuh.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KIPI Terberat di Cianjur, 2 Lumpuh 1 Meninggal

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:20 WIB

Biadab! Kuli Bangunan di Tangsel Cabuli Bocah 5 Tahun

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:15 WIB

Lokasi SIM Keliling Karawang Kamis 20 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:30 WIB
X