• Selasa, 30 November 2021

Waduh, Ratusan Kilometer Jalan di Kabupaten Cirebon dalam Kondisi Rusak

- Senin, 11 Oktober 2021 | 14:45 WIB
Jalan Kabupaten Cirebon yang masih dalam kondisi rusak, mencapai ratusan kilometer (KM).  (Maman Suharman)
Jalan Kabupaten Cirebon yang masih dalam kondisi rusak, mencapai ratusan kilometer (KM). (Maman Suharman)
INILAHKORAN, Cirebon - Jalan Kabupaten Cirebon yang masih dalam kondisi rusak mencapai ratusan kilometer (KM). Baik kategori rusak ringan maupun rusak berat. Namun, pihak dinas terkait terus berupaya untuk mengurangi kerusakan jalan tersebut.
 
Seperti diketahui, kendaraan roda dua dan empat di Kabupaten Cirebon dipastikan setiap tahunnya terus mengalami penambahan. Namun sayang, penambahan itu, tidak sebanding dengan panjang jalannya. Karena masih tetap di angka 1.240,30 KM. Pantas saja, jalanan sering kali macet. Di samping tak ada penambahan jalan, juga karena seringkali jalanan utama mengalami kerusakan. 
 
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki melalui Kepala Bidang Peningkatan Jalan dan Jembatan, Tomy Hendrawan menjelaskan, panjang jalan di Kabupaten Cirebon tak ada perubahan. Yakni masih di angka 1.240,30 KM.
 
 
"Panjang jalan Kabupaten Cirebon 1.240,3 KM. Jumlah ruas jalannya 564 ruas. Drainasenya tinggal dikali dua saja. Kan kanan dan kiri jalan," ungkap Tomy, Senin 11 Oktober 2021.
 
Adapun kondisi jalannya, kata dia, data terakhir per Desember 2020 lalu, kondisi mantap jalan kabupaten panjangnya di angka 1.033 KM.  Alasannya, di tahun 2020 terjadi refokusing anggaran. Sehingga untuk perbaikan jalan, nyaris tidak ada di tahun itu. Kalau di presentasikan, ada di angka 83,32 persen. 
 
Kondisi mantap ini, lanjut Tomi, merupakan  penggabungan atau penjumlahan antara jalan yang kondisinya baik dan kondisi sedang. Tomy mengaku pihaknya memiliki pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan. Yakni kondisi jalan yang masih berstatus rusak ringan dan rusak berat. 
 
 
"Ya itu memang PR kita. Yang rusak ringan sesuai dengan hasil survei bidang bina teknik, kurang lebih ada 137 KM. Kemudian untuk jalan yang kondisinya rusak berat, ada 69 KM. Itu saya tekankan datanya per akhir Desember 2020 lalu," katanya. 
 
Artinya,  PUPR memiliki PR yang harus dituntaskan di angka 200 KM panjang jalan. Tomy mengaku tidak mempermasalahkannya. Ia berharap, PR itu bisa segera dituntaskan. 
 
"Enggak masalah. Kalau kata Ketua Komisi III DPRD sih, satu titik pun, sudah berstatus jalan rusak. Jadi tidak masalah. Lagian yang 137 KM nya kan dalam kondisi rusak ringan. Yang rusak beratnya 69 KM," jelasnya.
 
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi, program pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon mandek. Padahal, setiap tahunnya, slot anggaran selalu dibuka. Nilainya pun besar, bahkan menjadi program prioritas. Tetapi, progresnya stagnan. Tidak ada terobosan baru. Hanya tambal sulam saja. 
 
 
Luthfi pun membeberkan, di periode 5 tahun ke depan, Kabupaten Cirebon harus bergerak maju. Berani mengambil langkah cepat dan tepat. Khususnya berkaitan dengan program pembangunan. 
 
"Kami di legislatif mendorong, pemerintah daerah untuk mulai memikirkan ekspansi wilayah. Harus diakui selama ini, ketika kita meninjau dari segi pembangunan infrastruktur, masih stagnan," kata Luthfi.*** (maman suharman)
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon

Kamis, 25 November 2021 | 16:10 WIB
X