• Kamis, 28 Oktober 2021

Kuwu vs Warga Desa Gombang, Warga Soroti Dugaan Banyak Penyimpangan

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:18 WIB
 (maman suharman)
(maman suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon terus menuntut. Mereka meminta aparat desa setempat terbuka soal informasi.

Baik terkait dengan anggaran maupun kegiatan-kegiatannya. Warga mengaku kecewa atas jawaban kuwu yang tidak ada relevansinya atas surat yang dilayangkan warga sebelumnya.

Menurut Hengki, dia bersama warga lainnya menginginkan ada keterbukaan soal anggaran dan penggunaanya diperuntukan apa saja. Bahkan, permintaan warga sudah melalui prosedur dengan menyurati aparat desa setempat.

"Warga Desa Gombang pada intinya sudah melalui tahapan untuk menyurati ke desa terkait permintaan data. Kemaren kami sudah mendapat dua jawaban surat. Tapi jawabannya sangat mengecewakan, bahkan surat yang kedua relevansinya tidak ada," kata Hengki saat jumpa pers di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga: Warga Desak Kuwu Gombang Terbuka Soal Anggaran, Vonny: Sedang Kami Siapkan!

Atas kekecewaan warga tersebut, soal tuntutan tersebut akan dilanjutkan ke Komisi Informasi Daerah (KID) Kabupaten Cirebon. Sebab, menjadi hak warga untuk mengetahui keterbukaan informasi di desanya mengenai anggaran dan kegiatan-kegiatan yang akan atau yang sudah dilakukan.

"Kami sepakat untuk melanjutkan mediasi ke KID. Karena kami merasa tidak terjawabkan atas respon dari pihak Pemdes. Ini bukti suratnya. Mereka mengklaim adanya pengecualian soal keterbukaan informasi publik dalam undang-undang tentang SPJ, kita sudah cross-check itu tidak ada dalam UU," ungkapnya.

Warga Desa Gembong, lanjutnya, hanya menginginkan trasparansi sesuai dengan komitmen awal saat kuwu yang bersangkutan didukung dirinya bersama warga lain yang sekarang juga menuntut tansparansi. Namun, ketika warga melakukan gerakan semacam itu, dugaannya ada intimidasi dari kuwu setempat.

Baca Juga: Duh... Bakal Calon Kuwu di Cirebon Banyak Menggunakan Ijazah Kesetaraan yang Diduga Palsu

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X