• Kamis, 28 Oktober 2021

139 Balon Kuwu di Kabupaten Cirebon Akan Mengikuti Tes Akademik

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:47 WIB
Kabid Administrasi dan Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon Aditya Arif Maulana. (mamah suharman)
Kabid Administrasi dan Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon Aditya Arif Maulana. (mamah suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Sebanyak 139 bakal calon (Balon) kuwu untuk pemilihan kuwu di 19 desa yang ada di Kabupaten Cirebon akan menghadapi seleksi berupa tes akademik.

Demikian dikatakan Kabid Administrasi dan Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon Aditya Arif Maulana. Dia menyebutkan, pihaknya tidak tahu-menahu dengan isi soal tersebut karena semua kewenangan itu ada di pihak akademis.

“Itu sudah menjadi kewenangan pihak UMC (Universitas Muhammadiyah Cirebon). Kami sendiri tidak tahu-menahu. Kalaupun ada, itu dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Tapi, kami pastikan tidak akan terjadi," kata Adit, Rabu 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Bakal Panaskah? Ribuan Personel Siap Amankan Pilwu Kabupaten Cirebon

Terkait adanya enam persen bakal calon kuwu yang tidak lolos tes kejiwaan, hal tersebut sudah disampaikan kepada setiap Panitia Pemungutan Suara (PPS). Nantinya, PPS akan melakukan klarifikasi ke institusi yang mengeluarkan rekomendasi itu.

"Hasilnya, panitia masing-masing sudah menganggap itu cukup. Namun untuk tes akademik saya pastikan akan ada yang gugur karena setiap desa kan maksimal lima calo saja. Sementara ada yang satu desa calonnya lebih dari sepuluh calon," jelas Adit.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Diah Irwany Indriyati menjelaskan pihaknya telah menanyakan langsung ke DPMD. Hal itu berkaitan dengan bocornya soal tes. Namun, dia memastikan di tataran pemerintahan hal itu tidak akan terjadi. Masalahnya, pihak penyelenggara sudah dialihkan ke UMC.

Baca Juga: Daddy Rohanandy Sebut Penundaan Pilwu 2021 Merupakan Langkah Tepat

“Kami juga menyoroti, kekhawatiran peserta terkait bocornya soal. Kita menyoroti itu. Kita sudah menanyakan langsung ke DPMD. Tapi mereka menjamin tidak akan bocor, Kami pasti sangat mengawasi ini. Nanti kan pada saat technical meeting kita juga hadir. Kita akan sampaikan itu. Ke penyelenggara,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X