• Kamis, 28 Oktober 2021

Alhamdulillah... BOR Pasien Covid-19 di RS di Garut Tersisa 4,78 Persen

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:10 WIB
Tangkapan layar (istimewa)
Tangkapan layar (istimewa)

INILAHKORAN, Garut - Tingkat keterisian tempat tidur ruang perawatan (bed occupancy rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kabupaten Garut terus mengalami penurunan.

Hingga Selasa 12 Oktober 2021, angka BOR pasien kasus Covid-19 di Garut tersisa sekitar 4,78 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dilansir Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, dari sebanyak 272 unit tempat tidur tersedia di sebanyak tujuh rumah sakit rujukan kasus Covid-19 di Garut, hanya sebanyak 13 unit tempat tidur terisi.

Baca Juga: Di Garut, Masih Ada 10 Ribu Anak Stunting yang Tersebar di 42 Kecamatan

Dari sebanyak tujuh rumah sakit itu sendiri, sebanyak tiga rumah sakit di antaranya memiliki angka BOR nol persen karena tak terdapat pasien kasus Covid-19 dirawat.

RSU Intan Husada bahkan tak lagi menyediakan tempat tidur perawatan pasien kasus Covid-19. Sedangkan, dua rumah sakit lainnya masih menyediakan tempat tidur untuk pasien kasus Covid-19. Yakni RSU Annisa Queen sebanyak 21 unit, dan RS Medina sebanyak 20 unit.

RS terbanyak merawat pasien kasus Covid-19 yakni RSUD dr Slamet Garut. Dari sebanyak 171 unit tempat tidur tersedia di rumah sakit terbesar di Kabupaten Garut tersebut, sepuluh unit di antaranya terisi (5,83 persen).

Baca Juga: Tetap Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Naik Kembali jadi 25 Orang

RS lainnya yang juga menyediakan tempat tidur bagi pasien kasus Covid-19 cukup banyak yaitu RSUD Pameungpeuk Provinsi Jabar. Dari sebanyak 31 unit tempat tidur disediakan, hanya satu unit yang terisi (3,23 persen).
Hal itu disusul RSU Nurhayati Garut yang menyediakan sebanyak 15 unit tempat tidur namun hanya terisi satu unit (6,67 persen).

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Retana Siap Grak Jika Terjadi Bencana di Cianjur

Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:30 WIB
X