• Sabtu, 4 Desember 2021

Basarnas identifikasi Siswa di Ciamis yang Tewas Saat Susuri Sungai

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 03:14 WIB
Sejumlah petugas melakukan pencarian siswa yang tenggelam saat kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021) malam.
Sejumlah petugas melakukan pencarian siswa yang tenggelam saat kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021) malam.

INILAHKORAN, Bandung-Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung mengidentifikasi seluruh siswa korban tewas maupun selamat dalam insiden tenggelam saat kegiatan menyusuri Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat 16 Oktober 2021.

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan laporan di lapangan siswa MTs Harapan Baru Ciamis yang berhasil dievakuasi sebanyak 21 orang, terdiri dari 10 orang selamat, dan 11 orang meninggal dunia.

"Jumlah korban 21 orang siswa siswi, selamat 10 orang, meninggal dunia 11 orang," kata Deden melalui keterangan persnya, Jumat malam.

Baca Juga: Kegiatan Bersih-Bersih Sungai Cileeur Ciamis Libatkan 150 Siswa, Baru 21 Orang Berhasil Dievakuasi

Korban yang terakhir ditemukan pada pukul 20.30 WIB teridentifikasi seorang perempuan bernama Siti Zahra, korban tewas sebelumnya yakni bernama Aldo, Fatah, Candra Rizki, Alfian, Khansa, Dea Rizki, Aditya, Kafka, Fahrur, dan Fadzri..

Sedangkan korban selamat yang harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis yakni bernama Yama dan Fasa.

Selanjutnya data korban yang diselamatkan warga belum diketahui identitasnya sebanyak delapan orang.

Baca Juga: Inilah Data 11 Santri yang Meninggal di Sungai Cileueur Ciamis

Deden menyampaikan timnya masih disiagakan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tenggelam atau hilang dalam kejadian tersebut.

"Sampai saat ini tim masih 'standby' di lokasi guna melakukan koordinasi intens dengan pihak kepolisian, pihak sekolah, dan pihak keluarga korban untuk memastikan tidak ada lagi laporan adanya siswa siswi yang belum ditemukan," katanya.

Laporan di lapangan kegiatan itu melibatkan 150 siswa, mereka turun menyusuri sungai di Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Ciamis, Jumat siang.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X