• Kamis, 20 Januari 2022

11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas Tenggelam, Polres Ciamis Langsung Lakukan Penyelidikan

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 05:45 WIB
Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono memberikan keterangan terkait penyelidikan awal tewas tenggelamny 11 siswa Mts Harapan Baru Ciamis dalam kegiatan susur sungai, Jumat sore, 15 Oktober 2021.a (Ghiok Riswoto)
Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono memberikan keterangan terkait penyelidikan awal tewas tenggelamny 11 siswa Mts Harapan Baru Ciamis dalam kegiatan susur sungai, Jumat sore, 15 Oktober 2021.a (Ghiok Riswoto)

INILAHKORAN, Ciamis,- Polres Ciamis langsung gerak cepat melakukan penyelidikan musibah tewas tenggelamnya 11 siswa Mts Harapan Baru Ciamis, saat melakukan kegiatan susur sungai, Jumat sore, 15 Oktober 2021.

Polres Ciamis pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi yang berada di lokasi kejadian guna menggali informasi penyebab tewasnya 11 siswa MTs Harapan Baru tersebut.

Penyelidikan juga dilakukan untuk mencari tahu apakah ada unsur kelalaian hingga kemudian mengakibatkan tenggelamnya 11 siswa Mts Harapan Baru saat melakukan aksi susur sungai di Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis.

Baca Juga: Susah Payah! Chelsea Taklukkan Brentfod 1-0, Kembali Naik ke Puncak Klasemen

Seperti diketahui peristiwa nahas tersebut terjadi saat sebanyak 150 siswa dan siswi Mts Harapan Baru mengadakan kegiatan pramuka di luar sekolah dengan aksi susur sungai untuk membersihkan sampah.

Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono mengaku akan melakukan penyelidikan secara profesional dan proporsional, apakah dalam kejadian tersebut ada kelalaian.

"Entah itu awalnya kelalaian atau bagaimana yang pasti kami akan profesional dalam melakukan pemeriksaan ini, kami juga proporsional," kata AKBP Wahyu Broto Narsono, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Baca Juga: CEK! Jadwal Final Piala Thomas Indonesia vs China, Live Streaming TVRI Pukul 18.00 WIB

AKBP Wahyu Broto Narsono mengatakan, sejauh ini kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi yang dijadikan tempat pelaksanaan susur Sungai Cileueur.

Polisi lanjut AKBP Wahyu Broto Narsono juga telah memeriksa empat orang saksi yang saat kejadian berada di lokasi.

Namun AKBP Wahyu Broto Narsono mengungkapkan, pemeriksaaan terhadap pihak sekolah belum dilakukan karena masih dalam suasana berkabung.

"Yang sudah diperiksa sejauh ini baru empat orang. Pihak sekolah belum diperiksa karena masih berkabung," ungkap AKBP Wahyu Broto Narsono.

Baca Juga: Pasangan Ini Bukakan Pintu Final Piala Thomas untuk Indonesia

AKBP Wahyu Broto Narsono mengungkapkan hasil olah TKP sementara, pihaknya tidak menemukan adanya peralatan atau kelengkapan alat keselamatan untuk menyeberangi sungai seperti tali dan pelampung.

Hal itulah menurut Kapolres yang sangat disayangkan. Karena sebenarnya persitiwa tersebut seharusnya bisa dilakukan pencegahan agar tidak ada korban jiwa dalam kegiatan tersebut.

"Tentu kami akan telusuri kenapa hal ini bisa sampai terjadi, kenapa hal ini tidak bisa dicegah pada saat itu, di mana saat itu ada beberapa hal yang bisa dicegah," kata Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono.

Baca Juga: Lazio Vs Inter Milan, Menang Telak 3-1, Lazio Naik ke Posisi Lima Seri A

Ia menyampaikan peserta saat menyeberangi sungai itu hanya bergandengan tangan, dan kondisi batu di sungai tersebut licin.

Terkait adanya kelalaian dalam kegiatan Pramuka itu, Kapolres mengatakan masih didalami, karena pada dasarnya tidak ada siapa pun yang mengharapkan musibah itu terjadi.

"Tidak ada yang mengharapkan ini terjadi, tidak siapa pun ini terjadi entah itu awalnya kelalaian atau bagaimana," tegas AKBP Wahyu Broto Narsono.***(Ghiok Riswoto)

 

Halaman:
1
2
3

Editor: Ghiok Riswoto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lokasi SIM Keliling Karawang Kamis 20 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:30 WIB
X