• Minggu, 5 Desember 2021

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
vaksinasi bagi warga kabupaten garut (Zainul Mukhtar)
vaksinasi bagi warga kabupaten garut (Zainul Mukhtar)
INILAH, Garut-Kabupaten Garut masih bergeming berada pada jajaran kabupaten/kota yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada perpanjangan terbaru PPKM berlevel ditetapkan Pemerintah.
 
Padahal sebelumnya, Kabupaten Garut menargetkan dalam dua pekan tersebut pelaksanaan vaksinasi dapat mencapai 50 persen sasaran. Sehingga Kabupaten Garut dapat kembali masuk pada PPKM level 2. Seperti diutarakan Wabup Garut Helmi Budiman dalam pertemuan lintas sektor dan lintas program dalam rangka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di aula Dinkes Garut Jalan Proklamasi Kecamatan Tarogong Kidul pada 7 Oktober 2021.
 
"Kita akan mengejar vaksinasi 50 persen dalam dua minggu ini," ujarnya ketika itu. 
Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 tahun 2021 tentang PPKM Level 3,2, dan 1 di Wilayah Jawa dan Bali yang mulai berlaku sejak 19 Oktober hingga 1 November 2021.
 
 
Pada Inmendagri ditandatangani Mendagri Tito Karnavian 18 Oktober 2021 itu, Kabupaten Garut masuk pada daerah yang menerapkan PPKM level 3 bersama 12 dari 27 kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Yakni Kabupaten Kuningan, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Subang.

Sedangkan 11 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat masuk daerah menerapkan PPKM level 2. Yakni Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang.
 
 
Hanya dua daerah di Jawa Barat masuk PPKM level 1. Yaitu Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar.
 
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, kasus aktif Covid-19 di Garut sendiri hingga 18 Oktober 2021 menyisakan sebanyak 17 kasus. Terdiri atas tiga kasus isolasi dalam perawatan rumah sakit dan 14 kasus isolasi mandiri.

Sedangkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 baru mencapai 35,9 persen atau 709.881 orang untuk dosis 1; dan 14,5 persen atau 286.985 orang untuk dosis 2.
 
 
"Karena masih level 3, Pemkab Garut bersama TNI Polri dan pemerintah desa serta komponen lainnya konsen terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid-19 termasuk terus menerus meningkatkan pencapaian target vaksinasi," ujar Muksin.*** (zainulmukhtar)
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X