• Minggu, 5 Desember 2021

Masa Pendemi Covid-19, Tantangan Pendidikan Makin Berat

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:34 WIB
Suasana PTM terbatas di dalam kelas saat pendemi Covid-19. (okky adiana)
Suasana PTM terbatas di dalam kelas saat pendemi Covid-19. (okky adiana)
INILAH, Garut-Tantangan dihadapi dunia pendidikan semakin berat di masa pandemi Covid-19Pandemi Covid-19 membuat pembelajaran tidak bisa dilaksanakan secara langsung di sekolah melainkan dengan sistem dalam jaringan (daring).
 
Padahal pendidikan bukan hanya soal tranfer ilmu pengetahuan melainkan juga transfer perilaku yang membentuk peserta didik berkarakter.
 
Hal itu dikemukakan Wabup Garut Helmi Budiman pada Serah Terima Jabatan Pengurus Forum Kepala Sekolah SMP Swasta (FKSS) Kabupaten Garut periode 2018-2021 kepada Pengurus FKKS Kabupaten Garut periode 2021-2024 di Fave Hotel Tarogong Kidul, Senin (25/10/2021).
 
 
"Tanggung jawab itu makin besar. Dan, pasti kita merasakan bahwa pendidikan itu bukan hanya transfer ilmu tetapi bagaimana transfer perilaku. Bukan hanya mengajari supaya anak-anak kita pintar, tapi juga anak-anak yang berkarakter," ujarnya.
 
Dia mengingatkan FKSS Garut memiliki tanggung jawab besar bagi pendidikan anak-anak, khususnya di Kabupaten Garut. Tanggung jawab yang merupakan amanat dari Undang Undang dalam rangka mencerdaskan bangsa. Sebuah kiprah sangat besar dan mulia yang harus ditata dan dikelola dengan baik agar menghasilkan anak-anak berbakti kepada bangsa dan negara.
 
Selain mengucapkan selamat atas terpilihnya pengurus baru FKSS Kabupaten Garut, Helmi pun berharap FKSS Garut dapat mewujudkan visi misinya yang sejalan dengan visi misi Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dan Bangsa Indonesia.
 
 
Menimpali harapan Wabup Helmi, Ketua FKKS Kabupaten Garut terpilih Zeinal Muttaqien Al Fauzi menegaskan berdirinya FKSS di Garut bertujuan menyatukan visi antarSMP swasta agar bisa satu arah untuk mendukung suksesnya pendidikan di Kabupaten Garut.
 
"Selain memandirikan mutu sekolah-sekolah SMP di Garut; juga memandirikan, memajukan, menginovatifkan semua kepala sekolah swasta dengan memiliki kesempatan sama dari semua kesempatan yang dihadirkan pemerintah," katanya.
 
Jumlah SMP swasta di Garut berhimpun di FKSS saat ini ada sebanyak 286 SMP swasta.
Pantauan INILAH, seiring terus menurunnya kasus Covid-19 di Garut, proses pendidikan berbagai jenjang di Kabupaten Garut sendiri sudah mulai dilangsungkan secara tatap muka langsung di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan cukup ketat. 
 
 
Akan tetapi proses pembelajaran di sekolah atau bahkan di kampus di perguruan tinggi di Garut tersebut belum seratus persen melainkan masih diselingi pola daring secara berkala dari pekan ke pekannya. Terlebih saat ini Kabupaten Garut masih berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.*** (zainulmukhtar)

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X