• Minggu, 5 Desember 2021

Appraisal TPAS Kabupaten Cirebon, Ditetapkan Awal Bulan Besok, Satu Lagi Dipending

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:11 WIB
ilustrasi tempat pembuangan sampah (maman suharman)
ilustrasi tempat pembuangan sampah (maman suharman)
 
INILAH, Cirebon - Appraisal atau penentuan harga tanah untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Kabupaten Cirebon, akan ditentukan awal bulan depan.
 
Appraisal tersebut khusus pengadaan tanah TPAS Desa Kubang Deleg Kecamatan Karang Wareng Kabupaten Cirebon.
 
Sedangkan appraisal untuk lokasi TPAS Gunung Santri di Desa Kepuh Kecamatan Palimanan, tahun ini tidak bisa digelar.
 
"Kami sekarang sedang konsen menentukan appraisal untuk TPAS Kubang Deleg. Kalau untuk gunung santri kami pending dulu, mungkin tahun depan," kata Plt Dinas Kimrum Kabupaten Cirebon, Erry Ahmad Husaeri, Selasa (26/10/2021).
 
 
Erry menjelaskan, dipastikan luas tanah untuk TPAS Kubang Deleg sekitar 4,7 hektare dan tidak sampai 5 hektare seperti yang di programkan awal. Saat ini pihak BPN sedang melakukan pengukuran, yang nantinya untuk penentuan Appraisal. Kondisi dilapangan juga, sudah kondusif karena memang tanah masyarakat yang sudah bersertifikat.
 
"Semua sudah aman dan tidak ada gejolak. Ada sekitar 12 sertifikat milik warga. Nanti kita akan balik nama menjadi milik pemda. Tinggal nunggu penentuan appraisal saja. Kalau sudah beres, langsung akan kami bayarkan kepada pemilik tanah," jelas Erry.
 
Erry menjelaskan, gagalnya pengadaan lahan untuk perluasan TPAS Gunung Santri, karena anggaran yang ada tidak mencukupi. Padahal, awalnya sudah dianggarkan dengan total anggaran untuk dua lokasi TPAS tersebut kurang lebih Rp11 milyar. Namun karena tidak bisa memaksakan dengan kondisi anggaran, Pemkab memutuskan untuk konsentrasi pengadaan lahan TPAS Kubang Deleg terlebih dahulu.
 
 
"Kita kan sesuaikan dengan anggaran yang ada. Konsen dulu lah di wilayah timur, supaya pembuangan sampah akhir, tidak terfokus ke gunung santri saja," ungkapnya.
 
Erry juga membenarkan, ada kompensasi bagi warga sekitar TPAS yang akan dibangun. Disamping pembangunan infrastruktur, masyarakat sekitar juga diberikan pekerjaan dilokasi insdustri yang ada di wilayah timur cirebon. Hal itu adalah bentuk kepedulian Pemkab Cirebon, karena memang pembuatan TPAS sangat rentan dengan masalah sosial.
 
"MOU dengan warga sekitar sudah deal. Masyarakat menerima dengan keberadaan TPAS Kubang deleg, dengan berbagai macam kompensasi yang sudah disepakati," terang Erry.
 
 
Seperti diketahui, tahun ini Pemkab Cirebon menyiapkan anggaran sebesar Rp11,7 miliar untuk pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). Anggaran sebesar itu, dialokasikan untuk dua lahan TPAS di Desa Kubang Deleg Kecamatan Karangwareng, dan Desa Kepuh Kecamatan Palimanan. Satu lokasi TPAS, rencana sekitar 5 hektare.*** (maman suharman)
 
 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X