• Senin, 24 Januari 2022

Rawan Bencana! Wisatawan yang Melancong ke Cianjur Wajib Waspada di Jalur-jalur Ini

- Minggu, 7 November 2021 | 18:46 WIB
Debit air di Curug Cikondang di Kecamatan Campaka Mulya, Cianjur, Jawa Barat, terus meningkat seiring tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Cianjur.  (ANTARA/ Ahmad Fikri)
Debit air di Curug Cikondang di Kecamatan Campaka Mulya, Cianjur, Jawa Barat, terus meningkat seiring tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Cianjur. (ANTARA/ Ahmad Fikri)

INILAHKORAN, Bandung- Wisatawan yang hendak melancong ke kawasan Cianjur wajib waspada ketika melintasi beberapa jalur rawan bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau wisatawan untuk ekstra hati-hati dan selalu waspada saat melintasi jalur rawan bencana di wilayah Cianjur, karena sejak satu pekan terakhir curah hujan turun cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan bencana alam.

Kepala BPBD Cianjur, Tedi Artiawan di Cianjur Minggu, mengatakan sejak satu pekan terakhir intensitas hujan yang turun di sebagian besar wilayah Cianjur, berlangsung lebih dari dua jam setiap harinya, sehingga menyebabkan berbagai bencana alam mulai dari banjir, longsor dan pergerakan tanah.

Baca Juga: TNI AL Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor

"Termasuk sebagian besar jalur wisata di Cianjur, harus diwaspadai karena rawan terjadi bencana alam longsor, mulai dari kawasan Puncak hingga wilayah bagian selatan, seiring tingginya curah hujan sejak satu pekan terakhir," katanya.

Pihaknya mencatat jalur wisata yang rawan terjadinya bencana alam longsor saat hujan turun deras seperti Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jalan Raya Cianjur-Campaka hingga Jalan Nasional Naringgul-Bandung serta jalur alternatif Cianjur-Jongol.

Seiring tingginya curah hujan, pihaknya mengimbau pengelola tempat wisata dan wisatawan untuk tetap waspada segera menutup atau menghentikan aktifitas saat melihat tanda akan terjadinya bencana, terutama di objek wisata alam khususnya air terjun dan pantai.

Baca Juga: Artis Hingga Komunitas Dukung Kontingen Jabar di Peparnas XVI Papua

"Bahkan wisatawan diimbau untuk tidak bermain terlalu dekat dengan air terjun atau pantai karena saat ini, debit air dan gelombang laut berubah-ubah, sehingga dapat mengancam keselamatan wisatawan," katanya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rudy Suntik Dewan Kesenian Garut Rp1 Miliar

Senin, 24 Januari 2022 | 22:30 WIB

Jadwal SIM Keliling Tangsel Sabtu 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:56 WIB

Jadwal SIM Keliling Karawang Sabtu 22 Januari 2022

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:04 WIB
X